Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (kedua dari kiri). Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (kedua dari kiri). Medcom.id/Siti Yona Hukmana

4 Anak Buah John Kei Menyerahkan Diri, 8 Masih Diburu

Nasional penganiayaan John Kei
Siti Yona Hukmana • 29 Juni 2020 13:18
Jakarta: Anak buah John Kei yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kembali menyerahkan diri ke polisi. Buronan yang takluk kepada aparat itu bertambah menjadi empat orang.
 
"Sebelumnya tersangka SR alias Teco (T). Bertambah tiga lagi inisial MAN alias A, PM alias O, dan ARK alias G," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 29 Juni 2020.
 
Yusri menuturkan SR alias Teco (T) menyerahkan diri ke Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat. SR merupakan pembacok anak buah Nus Kei, Yustus Corwing aliae ER, hingga tewas dan Angky yang mengalami putus pada empat jari tangan kanan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tersangka kedua yang menyerahkan diri yakni MAN alias A. Anak buah John Kei ini mendatangi Subdit Resmob Polda Metro Jaya seorang diri.
 
Yusri mengatakan A merupakan pelaku yang melakukan penembakan bersama dengan Welhelem Laisina yang sebelumnya ditangkap di Cianjur, Jawa Barat. A dan Welhelem masing-masing memiliki senjata api.
 
"Mereka berdua menembak dari dalam mobil Cayla putih, dari kedua orang itu total ada tujuh tembakan yang salah satu tembakan mengenai sopir ojek online," ujar Yusri.
 
Pengemudi ojek online, Andreansah, telah menjalani operasi pengeluaran proyektil peluru. Dia telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan.
 
"Senjata apinya sekarang lagi diuji balistik oleh penyidik untuk mengetahui salah tembak itu menggunakan senpi WEL atau MAN alias A," ungkap Yusri.
 
Baca: 5 Anggota Kelompok John Kei Ditangkap, 7 Buron
 
Tersangka ketiga yang menyerahkan diri yakni PM alias O. Anak buah John Kei ini menelepon polisi meminta dijemput di kediamannya, Cikarang, Jawa Barat.
 
"Karena sempat merasa resah, takut jadi buronan," ucap Yusri.
 
Terakhir, ARK alias G menyerahkan diri ke Polres Jakarta Timur. "Tersangka ini yang menabrak sekuriti perumahan Green Lake City, Kota Tangerang," ujar Yusri.
 
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan ada 47 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus John Kei. Sebanyak 39 telah ditangkap.
 
"Masih ada delapan DPO lagi, tim di lapangan masih mengejar," kata Calvijn.
 
John Kei bersama anak buahnya melakukan aksi kekerasan pada Minggu siang, 21 Juni 2020 di rumah keluarga Nus Kei, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan di rumah Nus Kei, perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten.
 
Seorang anak buah Nus Kei, Yustus Corwing alias ER, tewas kena bacok dan satu anak buah lainnya, Angky mengalami putus pada empat jari tangan kanan. Kemudian seorang sekuriti, Nugroho Adi Wibowo, tertabrak dan pengemudi ojek online, Andreansah, kena tembak pada bagian jempol kaki kanan.
 
Polisi menangkap John Kei bersama 29 anak buah di markasnya kawasan Bekasi, Jawa Barat. Dalam peristiwa ini polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain; 28 tombak, 24 senjata tajam, tiga ketapel panah, dua stik baseball, 17 ponsel, dan sebuah decoder hikvision.
 
John Kei dan anak buahnya dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Senjata Api, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP tentang Pemufakatan Jahat, Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Mereka terancam hukuman mati.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif