Semua Kadis Pemprov Jambi Dipalak Pelicin Anggaran
Ilustrasi Sidang Zumi Zola - Medcom.id/Damar Iradat.
Jakarta: Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Agus Heriyanto mengaku ikut dipalak anggota DPRD Jambi. Mereka meminta jatah satu persen agar segala urusan pembahasan anggaran di APBD Jambi 2018 mulus. 

Agus mengungkapkan keluhan di atas saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara suap dan gratifikasi dengan terdakwa Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola. Agus menyebut permintaan itu datang dari Asisten Daerah III Jambi, Saifuddin. 

"Beliau (Saifuddin) cerita untuk pengesahan RAPBD 2018 masing-masing dinas sesuai dengan belanja modal diminta serahkan satu persen," kata Agus di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 8 Oktober 2018. 


Saat itu, Dinas Pendidikan menyerahkan uang Rp500 juta atau satu persen dari belanja modal Rp50 miliar. Sedangkan, dinas lainnya tergantung nilai belanja modal. 

Agus tak banyak tanya ketika diminta uang tersebut. Ia hanya menanyakan kapan batas waktu penyerahan uang tersebut. "Kalau enggak salah (dikatakan) tanggal 23."

(Baca juga: DPRD Jambi 'Ngamuk' tak Disiapkan Uang Ketok)

Ia juga mengaku tidak keberatan dimintai uang oleh Saifuddin. Sebab, saat itu uang sudah harus diserahkan ke DPRD.

Hal senada diungkap oleh Kepala Dinas Perhubungan Jambi Varial Adi Putra. Dia mengaku Saifuddin meminta bantuan dana untuk menyerahkan uang ketok palu ke anggota DPRD. 

"Saya didatangi Asisten III untuk membantu teman-teman. Dewan maksudnya," beber Adi. 

Ia menjelaskan, saat itu tak ada patokan berapa uang yang harus disetorkan oleh setiap dinas di Jambi. Menurutnya, pemberian uang itu hanya semampunya. 

"Biasanya semampunya," tutur Adi singkat. 


 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id