Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. MI/Susanto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. MI/Susanto.

Polisi Periksa Wanita Bercadar saat Kerusuhan di Depan Bawaslu

Nasional kerusuhan tanah abang Demo Massa Penolak Pemilu
Siti Yona Hukmana • 23 Mei 2019 14:13
Jakarta: Polisi memeriksa perempuan berpakaian serba hitam yang ditangkap di depan Graha Mandiri, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019 malam. Perempuan itu membawa tas hitam dan bersikap mencurigakan saat kerusuhan demonstrasi menolak hasil pemilu.
 
"Saat ini wanita tersebut dibawa oleh pihak Polda Metro Jaya untuk dilakukan pendalaman," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 23 Mei 2019.
 
Baca: Polisi Geledah Tas Wanita Bercadar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perempuan itu diketahui bernama Dewi Mustika Rini. Ia merupakan ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Ulu Jami Raya, Kelurahan Ulu Jami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan.
 
Polisi menggeledah tas hitam tersebut. Di dalamnya ditemukan satu buku tafsir, sebuah al-quran kecil, botol air minum, dan obat.
 
"Hasil pengamatan dan elisiting sementara ibu tersebut mengalami sedikit gangguan akibat belajar tafsir," imbuh Argo.
 
Sebelumnya, aparat keamanan dikagetkan kemunculan seorang perempuan dari dekat Gedung Jaya samping Kantor Bawaslu. Perempuan berjubah hitam menggunakan cadar itu tampak membawa sebuah tas dan tiba-tiba mendekati kerumunan aparat keamanan.
 
Sontak petugas kepolisian melalui pengeras suara mengimbau perempuan tersebut untuk meletakkan tasnya. "Ibu, tolong letakkan tasnya! Sekali lagi kami minta ibu untuk meletakkan tasnya," imbau aparat polisi melalui pengeras suara.
 
Namun perempuan bercadar tersebut tak menghiraukan imbauan polisi. Justru semakin mendekat menuju kerumunan aparat keamanan. Tak ingin kecolongan, aparat keamanan langsung memerintahkan melepas tembakan gas air mata ke arah perempuan tersebut.
 
Selang beberapa lama, perempuan tersebut berbalik arah menuju Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda, Monumen Nasional (Monas).
 
Baca: Penyerangan Asrama Polisi Terencana
 
Perempuan itu duduk di pinggir jalan di depan Gedung Bank Mandiri, wanita tersebut kemudian melepaskan tas hitamnya. Meski diminta untuk menjauhkan tas tersebut, wanita itu bergeming. Namun akhirnya seorang aparat dapat menjauhkan tas itu dari sisinya, dengan melempar ke tengah jalan.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif