Tersangka kasus hoaks Veronica Koman. Foto: MI/Angga Yuniar
Tersangka kasus hoaks Veronica Koman. Foto: MI/Angga Yuniar

Veronica Koman Terancam Masuk DPO

Nasional papua Kerusuhan Manokwari
Cindy • 18 September 2019 14:33
Jakarta: Polda Jawa Timur (Jatim) mengancam memasukkan tersangka kasus dugaan hoaks kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya, Veronica Koman, ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Langkah ini diambil bila dia mengabaikan panggilan pemeriksaan hari ini.
 
"Pukul 18.00 WIB sudah waktu terakhir. Jadi sesuai dengan perintah Bapak Kapolda (Irjen Pol Luki Hermawan), kita minta petunjuk untuk diterbitkan surat DPO-nya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi, Rabu, 18 September 2019.
 
Veronica telah dipanggil polisi sebagai saksi sebanyak dua kali. Namun, dia tak mengindahkan panggilan itu karena tengah melanjutkan pendidikan S2 hukum di Australia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia dijerat pasal berlapis, yakni Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 160 KUHP, UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.
 
Sementara itu, Veronica merasa dikriminalisasi atas penetapan tersangka dari Polda Jatim. Dia menuding Korps Bhayangkara telah menyalahgunakan kewenangannya. Dia merasa dijadikan kambing hitam.
 
Veronica mengaku diam sejak menjadi tersangka karena tak ingin berpartisipasi dalam upaya pengalihan isu terhadap masalah di Papua. Dia menyebut negara abai mengusut kasus HAM di Bumi Cenderawasih.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif