Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto: MI/Susanto
Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto: MI/Susanto

Kasus Mangkrak di Kejaksaan Tak Diserahkan ke KPK

Nasional kpk jaksa agung kejaksaan agung
Golda Eksa • 08 November 2019 18:34
Jakarta: Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bakal merampungkan perkara korupsi yang mangkrak. Penanganan kasus tak bakal disupervisi.
 
"Penanganannya tetap di kejaksaan. Tidak ada perubahan seperti yang sudah-sudah," kata Burhanuddin di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat, 8 November 2019.
 
Burhanuddin menyebut pihaknya melalui jajaran Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus masih bekerja menyelesaikan perkara-perkara itu. Pimpinan kejaksaan juga sedang meneliti sejumlah kasus mangkrak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia ingin mencari tahu kelemahan kasus sehingga urung dilimpahkan ke meja hijau.
Burhanuddin menepis kehadirannya di KPK buat berkoordinasi mengenai sejumlah perkara korupsi mangkrak.
 
"Saya ke KPK silaturahmi. Saya juga tidak membahas kasus. Kebetulan kan saya baru menjabat. Ke depannya juga akan ada kerja sama dengan pimpinan KPK jilid berikutnya," kata dia.
 
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melayangkan gugatan praperadilan kepada Jaksa Agung atas 10 kasus mangkrak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
 
Kasus itu yakni kredit macet Bank Mandiri di PT Lativ (2007), Indosat IM2 (2013), kondensat (2018), dan hibah dana bansos Provinsi Sumatra Selatan. Penyidikan kasus itu sudah berlangsung dua tahun dan belum ada tersangka.
 
Kemudian, hibah Pemkot Manado terkait wali kota. Penyidikan kasus ini sejak 2018. Selanjutnya, kasus penyalahgunaan investasi Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia, korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pupuk Kaltim TA 2011-2016, dan kasus cessie BTN yang diduga melibatkan PT Victoria Securities International Corporation (VSIC).
 
Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan JPU terkait kasus pembobolan PT Bank Mandiri Tbk Commercial Banking Center Bandung oleh PT Tirta Amarta Bottling (TAB) sebesar Rp1,83 triliun. Tujuh terdakwa kasus pembobolan Bank Mandiri tetap divonis bebas sesuai putusan Pengadilan Negeri Bandung pada Januari 2019.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif