Mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Foto: MI/Pius Erlangga.
Mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Foto: MI/Pius Erlangga.

Penahanan Jokdri Buka Pintu Kasus Pengaturan Skor

Nasional Pengaturan Skor Sepak Bola
Candra Yuri Nuralam • 26 Maret 2019 17:40
Jakarta: Penahanan mantan pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono (Jokdri) membuat Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola semakin dekat dengan akar permasalahan kasus pengaturan skor. Satgas semakin gencar menggali informasi untuk membongkar kasus tersebut.
 
"Kemarin saya sampaikan penahanan tersangka JD (Joko Driyono) terkait kasus perusakan barang bukti. Namun, masih akan dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan lanjutan terkait kasus lain," kata Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Syahar Diantono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Maret 2019.
 
Selain Jokdri, Satgas Antimafia Bola juga akan mencecar informasi mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat. Namun, kata Syahar, saat ini kondisi kesehatan Hidayat belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mengenai tersangka H yang sekarang sedang sakit di rumah sakit Surabaya, sekarang lagi proses melengkapi saksi-saksi. Nanti kita teruskan untuk proses pemberkasan," ujar Syahar.
 
Syahar menambahkan Satgas Antimafia Bola juga akan menambahkan saksi baru dalam waktu dekat. Dengan begitu, lanjut dia, data akan terkumpul dengan cepat.
 
"Ada (pemeriksaan) minggu depan, saksi atas nama Direktur Utama PT LIB (Liga Indonesia Baru) dan Bendahara PSSI Berlinton Siahaan terkait pertandingan Sleman dengan Madura FC penyidik sedang melakukan penelusuran aliran dana," tutur Syahar.
 
Syahar berharap berkas bukti perkara kasus pengaturan skor segera cepat rampung. Hal ini, kata dia, demi sepak bola Indonesia yang lebih baik.
 
Baca: Jokdri Dikhawatirkan Kabur
 
"Sekarang berkas sedang dianalisa JPU (jaksa penuntut umum). Namun masih ada yang belum lengkap harus dilengkapi oleh penyidik. Insyaallah waktu dekat akan P-21 yang selanjutnya penyerahan tahap dua (penyerahan barang bukti dan tersangka)," tutur Syahar.
 
Satgas Antimafia Bola menahan Joko Driyono di Polda Metro Jaya, per Senin, 25 Maret 2019. Tersangka perusakan barang bukti skandal pengaturan skor itu dikurung selama 20 hari ke depan.
 
Dalam kasus ini, Jokdri dinilai terbukti memerintahkan tiga orang dengan inisial MM, MS, dan AG. Ketiga orang itu berperan membawa barang bukti dari ruang kerja Jokdri dan apartemen pribadinya untuk dihancurkan.
 
Satgas Antimafia Bola menduga kuat motif Jokdri dalam perusakan barang bukti tersebut untuk mengaburkan penyelidikan kasus pengaturan skor. Bukti dari beberapa penyelidikan sudah merujuk pada mantan Ketua PSSI itu.

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif