Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

KPK Dinilai Tepat untuk Usut Dugaan Suap Ferdy Sambo ke LPSK

Candra Yuri Nuralam • 17 Agustus 2022 08:10
Jakarta: Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi penegak hukum yang paling pas untuk mengusut dugaan suap mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ke staf Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). KPK diyakini paling independen.
 
"Momentum ini KPK sangat pas kalau turun, karena untuk ikut bersih-bersih penegak hukum dengan pintu masuk dugaan percobaan suap ini," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada Medcom.id, Rabu, 17 Agustus 2022.
 
Boyamin mengatakan KPK bisa ikut membersihkan Polri jika mengusut dugaan suap itu. Lembaga Antikorupsi juga dinilai mempunyai kewenangan untuk mengusut dugaan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"KPK berwenang menangani perkara korupsi apapun, bahkan ada undang-undang penekanannya terutama oleh penegak hukum selain eselon satu di Undang-Undang KPK maupun turunannya, itu jelas mengatakan dugaan korupsi yang dilakukan penyelenggara negara dan penegak hukum," ujar Boyamin.
 
Baca juga: Dugaan Aliran Uang Ferdy Sambo ke Anggota DPR Diragukan

Tim Advokat Penegak Hukum dan Keadilan (Tampak) melaporkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan dari perkumpulan pengacara itu terkait pemberian amplop yang diduga berisi uang dari Sambo untuk staf Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) beberapa waktu lalu.
 
"Kami meminta KPK mengusut dugaan suap kepada staf LPSK," kata Koordinator Tampak Roberth Keytimu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin, 15 Agustus 2022.
 
Roberth mengatakan pihaknya membawa bukti berupa pemberitaan media daring dalam laporan itu. Bukti itu diyakini kuat untuk menjelaskan adanya dugaan suap yang dilakukan Sambo kepada LPSK.
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif