Polisi memeriksa tempat kejadian perkara. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Polisi memeriksa tempat kejadian perkara. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Keterangan Saksi Mata Kerusuhan 22 Mei Dikorek

Nasional Demo Massa Penolak Pemilu
Cindy • 04 Juli 2019 11:58
Jakarta: Mabes Polri menelusuri keterangan saksi mata kerusuhan 21-22 Mei 2019 di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Para saksi ini melihat secara langsung demo penolakan hasil pemilihan presiden (pilpres) yang berakhir ricuh.
 
"Kita sudah menemukan saksi, saksi yang melihat kejadian tersebut. Ada beberapa saksi sedang didalami," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Menurut dia, selain pernyataan saksi, Korps Bhayangkara masih mendalami rekam jejak digital kerusuhan ini. Rekaman kamera pengawas (CCTV) maupun video dari dari media sosial dibedah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti kita sedang menganalisa jejak digital baik CCTV, rekaman-rekaman yang didapat itu sedang dianalisa semuanya. Oleh karena itu, pembuktiannya betul-betul secara scientific," ujar dia.
 
Polisi tak ingin terburu-buru mengungkap kasus tersebut. Pasalnya, bukti akan disampaikan di pengadilan sehingga memerlukan pembuktian secara ilmiah. "Nanti (bukti) akan diuji oleh dewan adil," ucap Dedi.
 
Dia berjanji akan menyampaikan hasil investigasi kepada masyarakat pekan depan. Rilis digelar bersama-sama dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), dan Ombudsman Republik Indonesia (ORI).
 
Sebelumnya, polisi menetapkan 447 orang sebagai tersangka kerusuhan 21-22 Mei 2019 di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta. Sebanyak 67 pelaku masih berusia di bawah umur.
 
Baca: Investigasi Kerusuhan 22 Mei Hampir Rampung
 
Para perusuh ini membakar ban serta melempari aparat keamanan yang menjaga demonstrasi. Massa juga merusak gerai cepat saji di pusat perbelanjaan Sarinah.
 
Kepolisian menangkap ratusan pembuat onar. Para pelaku yang ditangkap adalah bagian dari massa perusuh. Mereka terpisah dari massa aksi damai yang berdemonstrasi di depan Bawaslu.
 
Penangkapan dilakukan di beberapa titik kerusuhan. Pelaku diringkus di Jalan MH Thamrin, depan Kantor Bawaslu, daerah Monumen Patung Kuda Arjuna Wiwaha, kawasan Menteng, Slipi, dan Petamburan.

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif