Petugas peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Mukomuko memberikan vaksin untuk mencegah sapi terjangkit jembrana.(Foto Dok.Antarabengkulu.com)
Petugas peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Mukomuko memberikan vaksin untuk mencegah sapi terjangkit jembrana.(Foto Dok.Antarabengkulu.com)

73 Sapi di Mukomuko, Bengkulu Mati Terserang Penyakit Jembrana

Nasional hewan peliharaan penyakit langka
Antara • 03 Oktober 2021 14:23
Bengkulu: Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mencatat sekitar 73 ekor sapi mati akibat terserang penyakit Jembrana selama bulan Agustus hingga September 2021.
 
“Kemungkinan masih ada sapi mati akibat Jembrana yang belum dilaporkan oleh warga," kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Fitriyani di Mukomuko, Minggu, 3 Oktober 2021. 
 
Penanganan terhadap puluhan ekor sapi yang mati akibat penyakit Jembrana, katanya, dengan cara dibakar atau dikubur guna mencegah penyebaran penyakit tersebut.
 
“Kita sarankan agar sapi yang mati dikubur atau dibakar dan cara penanganan seperti ini untuk menghindari penyakit mematikan ini menular kepada ternak lain,” ujarnya pula.
 
Untuk mencegah penularan penyakit ini, pihaknya telah memberikan vaksin sebanyak 2.000 dosis untuk mencegah sapi terserang penyakit ini. Sebanyak 2.000 ekor sapi yang menjadi sasaran vaksin itu tersebar di sejumlah wilayah baik yang tidak dan ditemukan kasus sapi yang mati akibat penyakit tersebut
 
Baca: Jihandak Ledakkan Sebagian Peledak yang Ditemukan di Gunung Ciremai
 
Selain itu, tambahnya, pihaknya akan menyosialisasikan dan mengimbau kepada warga di daerah ini untuk tidak membeli hewan ternak di wilayah pandemi penyakit Jembrana.
 
"Kita berusaha mencegah jangan sampai warga membeli sapi di wilayah yang pandemi penyakit jembrana diluar daerah ini karena tergiur harga murah," ujarnya pula.
 
Sementara itu, banyak sapi yang mati akibat penyakit Jembrana di daerah ini karena pola pemeliharaan hewan ternak ini 90 persen diliarkan. Sehingga sapi yang terjangkit penyakit tersebut menularkan  ke sapi lain.

 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif