Palu: Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, membuka donasi bantuan untuk korban gempa Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Penggalangan dana sebagai bentuk empati terhadap warga terdampak bencana.
"Pemkot Palu sedang membuka rekening bank melalui Dinas Sosial, digunakan untuk menampung donasi dari para pihak maupun masyarakat," kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di Palu, Selasa, 22 November 2022.
Ia mengemukakan, langkah ini dilakukan pihaknya semata-mata untuk misi kemanusiaan, sebagaimana Palu pernah merasakan bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi pada 28 September 2018. Saat itu bantuan datang dari berbagai penjuru negeri, hingga dunia internasional.
Menurutnya, sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air sudah sewajarnya Palu ikut meringankan beban warga tertimpa musibah melalui bantuan.
"Kami mengupayakan bantuan ini cepat terhimpun, supaya pekan depan bisa disalurkan. Kami juga mengupayakan bantuan pertama dikirim secepatnya satu atau dua hari ke depan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palu," ujar Hadianto.
Sambil menghimpun donasi, Pemkot Palu juga mengidentifikasi apa yang menjadi kebutuhan warga terdampak. Sehingga nantinya donasi terkumpul dapat disalurkan sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan mendesak.
"Nanti disesuaikan dengan donasi yang terkumpul, apakah bantuan dalam bentuk uang tunai atau barang," ucap Hadianto.
Wali kota mengatakan, tidak ada kebijakan pemotongan gaji atau honor pegawai untuk pengumpulan donasi. Ia juga mengajak semua pihak di daerah itu membantu korban bencana Cianjur, apakah melalui donasi dibuka pemerintah atau disalurkan langsung ke kantong-kantong donasi lainnya.
"Kami mengapresiasi para pihak yang turut menggalang dana di berbagai tempat untuk kepentingan kemanusiaan," katanya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Palu: Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, membuka donasi bantuan untuk
korban gempa Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Penggalangan dana sebagai bentuk empati terhadap warga terdampak bencana.
"Pemkot Palu sedang membuka rekening bank melalui
Dinas Sosial, digunakan untuk menampung donasi dari para pihak maupun masyarakat," kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di Palu, Selasa, 22 November 2022.
Ia mengemukakan, langkah ini dilakukan pihaknya semata-mata untuk
misi kemanusiaan, sebagaimana Palu pernah merasakan bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi pada 28 September 2018. Saat itu bantuan datang dari berbagai penjuru negeri, hingga dunia internasional.
Menurutnya, sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air sudah sewajarnya Palu ikut meringankan beban warga tertimpa musibah melalui bantuan.
"Kami mengupayakan bantuan ini cepat terhimpun, supaya pekan depan bisa disalurkan. Kami juga mengupayakan bantuan pertama dikirim secepatnya satu atau dua hari ke depan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palu," ujar Hadianto.
Sambil menghimpun donasi, Pemkot Palu juga mengidentifikasi apa yang menjadi kebutuhan warga terdampak. Sehingga nantinya donasi terkumpul dapat disalurkan sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan mendesak.
"Nanti disesuaikan dengan donasi yang terkumpul, apakah bantuan dalam bentuk uang tunai atau barang," ucap Hadianto.
Wali kota mengatakan, tidak ada kebijakan pemotongan gaji atau honor pegawai untuk pengumpulan donasi. Ia juga mengajak semua pihak di daerah itu membantu korban bencana Cianjur, apakah melalui donasi dibuka pemerintah atau disalurkan langsung ke kantong-kantong donasi lainnya.
"Kami mengapresiasi para pihak yang turut menggalang dana di berbagai tempat untuk kepentingan kemanusiaan," katanya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)