Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin, Kamis, 24 November 2022.
Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin, Kamis, 24 November 2022.

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Penganiaya Petugas Kasir Karaoke di Boyolali

Triawati Prihatsari • 25 November 2022 09:25
Boyolali: Pengunjung di sebuah tempat karaoke diduga melakukan penganiayaan kepada seorang kasir yang videonya viral di media sosial. Di ketahui, peristiwa tersebut terjadi di sebuah tempat karaoke di Boyolali, Jawa Tengah. 
 
"Sudah ada dua tersangka dari kasus tersebut yaitu AB warga Teras Boyolali dan SE warga Banyudono, Boyolali. Dari keterangan pelaku, mereka melakukan perbuatan mereka karena tidak mendapatkan room," ujar Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin, Kamis, 24 November 2022.
 
Berdasarkan informasi, peristiwa tersebut terjadi di sebuah tempat karaoke di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kabupaten Boyolali, pada Senin malam, 21 November 2022, sekitar pukul 22.30 WIB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kejadian berawal saat korban DA warga Sragen yang bekerja sebagai kasir tempat karaoke tersebut kedatangan tamu dua orang. Kedua tamu itu ingin memesan room di tempat karaoke tersebut.
 
Baca: 3 Pencegat Bantuan Gempa Cianjur Minta Maaf usai Ditangkap dan Dilepas Polisi

"Kemudian korban menjawab bahwa room yang dipesan sudah penuh. Namun kedua tamu itu nekat naik ke lantai dua mengancam mau membubarkan tamu yang ada di dalam room," imbuhnya.
 
Selanjutnya, pelaku kembali turun ke kasir dengan mengancam korban. Mereka lalu memukul kaca akrilik kasir dan menendang meja kasir sehingga mengenai korban terpental seperti yang terlihat dalam video viral yang beredar. 
 
"Kejadian itu mengakibatkan tulang tangan korban luka," bebernya.
 
Sebelumnya, pemilik akun tempat karaoke tersebut juga mengunggah video tersebut dan menandai akun Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. 
 
“Kami dari P.A Resto & Family Karaoke mau melaporkan,Telah terjadi kekerasan & Penganiayaan dari oknum TNI & Sipil, salah satunya dari anggota Kopassus grub 2 kartasura Berinisial F & anggota Sipil berinisial I, B, O, B yang terjadi pada hari senin @gibran_tweet @Puspen_TNI,” tulis akun Twitter tersebut, Rabu, 23 November 2022. 
 
Sementara itu, saat disinggung soal dugaan keterlibatan oknum TNI sesuai video yang viral di medsos, Asep menyerahkannya kepada Instansi terkait.
 
“Terkait dugaan oknum TNI dalam peristiwa ini, ya ini akan ditangani oleh instansi terkait dari TNI,” ungkapnya. 
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif