Tri Susanti saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. Foto: IST
Tri Susanti saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. Foto: IST

Mak Susi Divonis 7 Bulan Penjara

Nasional rasialisme
Syaikhul Hadi • 03 Februari 2020 20:13
Surabaya: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis tujuh bulan penjara terhadap Tri Susanti alias Mak Susi terkait kasus penyebaran berita hoaks dalam aksi di depan Asrama Papua Surabaya, Jawa Timur. Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang menuntut terdakwa 1 tahun penjara.
 
Terdakwa dinilai melanggar Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. "Menjatuhkan pidana penjara selama 7 bulan, dikurangi masa yang telah dijalankan," ungkap Ketua majelis hakim yang diketuai, Johanis Hehamony dalam sidang putusan di ruang Garuda 2, Pengadilan Negeri Surabaya, Senin, 3 Februari 2020.
 
Tri Susanti terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penyebaran berita hoaks yang menimbulkan keonaran. Sehingga menyulut emosi masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam pertimbangannya, majelis hakim tidak menemukan alasan pembenar yang dapat membebaskan Mak Susi dari pertanggungjawaban hukum. Vonis hakim tersebut lebih ringan dibanding tuntutan jaksa sebelumnya yang menuntut Tri Susanti dengan hukuman penjara selama 1 tahun.
 
Sementara itu, Mak Susi bersikukuh tidak bersalah karena yang dilakukannya untuk membela simbol negara yakni bendera merah putih. "Saya dihukum karena membela kehormatan bangsa, membela kehormatan merah putih," singkat Susi usai sidang.
 
Tri Susanti merupakan korlap aksi di depan asrama mahasiswa Papua di Surabaya pada 16 Agustus 2019. Dia ditetapkan tersangka oleh penyidik Polda Jatim dan ditahan sejak 3 September 2019.
 

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif