Tampak terlihat kapal berhasil dievakuasi oleh Tim Sar dan TNI Polri serta Abk Gandha Nusantara 14. Metro TV/Fransiskus Gerardus
Tampak terlihat kapal berhasil dievakuasi oleh Tim Sar dan TNI Polri serta Abk Gandha Nusantara 14. Metro TV/Fransiskus Gerardus

KM Sirimau yang Kandas Berhasil Ditarik ke Laut Dalam

MetroTV • 19 Mei 2022 12:33
Flotim: Kapal Motor (KM) Sirimau yang kandas selama tiga hari akhirnya berhasil dievakuasi Kapal Gandha Nusantara 14 pada Kamis, 19 Mei 2022 Pukul 12.30 Wita.
 
Dalam beberapa postingan video di media sosial, ratusan penumpang tampak bersorak gembira. Kapal yang sudah tiga hari kandas akibat menabrak sebongkah karang itu selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Lembata.
 
Evakuasi KM Sirimau selama tiga hari hasil koordinasi Tim SAR Maumere, Ditpolair Polda NTT, TNI, dan Polres Flores Timur. Hingga saat ini, KM Sirimau sudah melewati perairan dangkal dan kembali ke laut dalam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kapolres Flores Timur melalui Kapolsek Adonara, Ipda Stefanus It Arif mengatakan, proses evakuasi KM Sirimau memakan waktu hampir dua jam.
 
"Kapal berhasil dievakuasi menggunakan Kapal Gandha Nusantara 14. Waktu evakuasi sekitar satu jam lebih," ujarnya saat dihubungi.
 
Baca: Belum Dapat Dievakuasi, Penumpang KM Sirimau Mulai Jenuh
 
Ia menuturkan, KM Sirimau saat ini akan menuju Pelabuhan Lembata untuk melakukan pengecekan kelayakan pelayaran usai menabrak karang.
 
"Sekarang sudah bertolak tapi menuju Lembata untuk cek kondisinya sebelum berlayar ke Maumere," katanya.
 
Kasat Pol Air Lembata, Iptu Rejab Wuakero menjelaskan, proses evakuasi cukup sulit lantaran kondisi air laut surut dan dangkal. Tim evakuasi menunggu sampai air kembali pasang.
 
"Sudah berhasil dievakuasi. Kapal sudah bergerak," ujarnya.
 
Diwaktu yang sama, Xaverius Ratu, salah satu penumpang KM Sirimau mengaku lega karena kapal berhasil dievakuasi. Bersama para penumpang lain, Xaverius memastikan kondisinya aman dan kebutuhan logistik masih mencukupi.
 
"Nama saya Xaverius Ratu, asal Ende. Saya seorang guru SD di kota Ende dan saya dari Kupang tujuan Ende tapi turun di Maumere," ucapnya saat dihubungi. (Fransiskus Gerardus)
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif