KM Sirimau yang kandas di Perairan Lembata. ANTARA/Ho-Syahbandar Lewoleba.
KM Sirimau yang kandas di Perairan Lembata. ANTARA/Ho-Syahbandar Lewoleba.

Belum Dapat Dievakuasi, Penumpang KM Sirimau Mulai Jenuh

Media Indonesia.com • 19 Mei 2022 11:55
Flores Timur: Sebanyak 700 orang lebih penumpang Kapal Motor (KM) Sirimau yang karam di pulau Pasir Meko, wilayah perairan Kabupaten Flotim dan Kabupaten Lembata, sejak Selasa, 18 Mei 2022, mulai jenuh. Manajemen KM Sirimau, Kamis, 19 Mei 2022, mulai mengevakuasi 84 penumpang yang naik dari Pelabuhan laut Lewoleba, Kabupaten Lembata.
 
Danlanal Maumere Kolonel Laut (P) Dwi Yoga, menginstruksikan kepada Babinpotmar Lanal Maumere, Serda Bah Damianus Luka Hera, untuk membagikan makanan berupa roti dan camilan kepada 784 penumpang yang ada di atas KM Sirimau.
 
"Pembagian roti dan makanan kepada para penumpang KM Sirimau, sebagai bentuk kepedulian karena kondisi kapal yang sudah kandas lebih memasuki hari ketiga," ungkap Danlanal Maumere, Kolonel Laut (P) Dwi Yoga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Hari Ketiga, KM Sirimau Belum Dapat Dievakuasi
 
Sementara itu, informasi diterima Media Indonesia dari kru KM Sirimau menyebutkan, hingga hari ketiga kru KM Sirimau dalam kondisi baik. Namun, para penumpang mulai tampak jenuh.
 
"Kalau kru baik baik saja. Penumpang ada sebagian yang sudah mulai tampak jenuh," ungkap kru KM Sirimau.
 
Sementara itu, Kepala Satuan Polairud Polres Lembata, Iptu Rejab Wua Kero menjelaskan pada Rabu, 18 Mei 2022, Pukul 15.00 wita, kegiatan evakuasi KM Sirimau dengan menggunakan KM Gandha Nusantara 14 diberhentikan karena Kapal berbadan kecil milik PT Pelni itu tidak mampu menarik KM Sirimau yang kandas. (Alexander P Taum)
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif