Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan saat jumpa pers terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 4 September 2019. Medcom.id/Amal.
Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan saat jumpa pers terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 4 September 2019. Medcom.id/Amal.

Tersangka Baru Rasialisme Papua Ada di Luar Negeri

Nasional rasialisme
Antara, Amaluddin • 04 September 2019 16:49
Surabaya: Kepolisian Daerah Jawa Timur bekerja sama dengan Mabes Polri dan Interpol untuk mengejar tersangka kasus dugaan hoaks Asrama Mahasiswa Papua Surabaya, Veronica Koman. Kerja sama tersebut dilakukan lantaran tersangka saat ini berada di luar negeri.
 
"Kami akan bekerja sama karena yang bersangkutan saat ini berada di luar Indonesia," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Rabu, 4 September 2019.
 
Luki menjelaskan jika pihaknya menetapkan Veronica Koman yang juga kuasa hukum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) itu karena dianggap ikut memprovokasi insiden di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya hingga menyebabkan demonstrasi berujung rusuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terkait kerusuhan di Papua, kata Luki, Veronica beberapa kali membuat tulisan provokatif di media sosial, yakni 'polisi mulai tembak ke asrama mahasiswa Papua. total ada 23 tembakan termasuk gas air mata'.
 
"Semua tulisan tersebut ditulis menggunakan bahasa Inggris," jelas Luki.
 
Sebelum meningkatkan status Veronica sebagai tersangka, polisi mengatakan telah dua kali memberikan surat pemanggilan kepada Veronica terkait kasus hoaks tersebut, namun yang bersangkutan tak pernah datang.
 
"Kami sudah melakukan pemanggilan dua kali sebagai saksi, tapi tidak pernah hadir," beber jenderal polisi bintang dua tersebut.
 
Sebagai tersangka polisi menjerat Veronica dengan pasal berlapis yakni UU ITE KUHP Pasal 160 KUHP, kemudian UU Nomor 1 Tahun 1946 dan UU Nomor 40 tahun 2008
tentang Penghapusan Suku, Etnis dan Ras.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif