Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id

Pemkab Badung Pastikan Pembangunan Holywings di Bali Tetap Berlanjut

Media Indonesia • 04 Juli 2022 15:36
Denpasar: Kepala SatPol PP Kabupaten Badung IGA Ketut Suryanegara mengatakan, Holywings yang ada di wilayah Kabupaten Badung tepatnya di Jalan Raya Pantai Berawa, Desa Tibuneneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung dipastikan tetap akan berproses.
 
"Holywings yang ada di Bali tidak ada hubungannya dengan yang di luar Bali. Kita jangan latah seperti itu. Yang di luar Bali tutup lalu kita latah-latah ikut tutup. Tidak ada hubungannya
sama sekali. Semua persyaratan sudah terpenuhi," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin, 4 Juli 2022.
 
Menurut Suryanegara, pembangunan Holywings di Bali salah satu bentuk investasi pariwisata dan tidak ada kaitannya dengan garai-gerai yang ditutup di luar Bali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk yang di Tibuneneng, mereka masih dalam proses pembangunan. Kita kan tidak nyari-nyari kesalahan pengusaha, kalau secara normatif sudah memenuhi syarat kenapa kita latah tutup, apa ada perintah pengadilan atau hanya isu-isu, kita aman bertindak bila ada peraturan yang dilanggar, itupun ada prosedur dulu, kita negara hukum," tegasnya.
 
Baca: Holywings Surabaya Hanya Punya Izin Rumah Makan

Sementara Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat dikonfirmasi mengatakan, Holywings di Badung tetap dalam pengawasan ketat. Saat ini proses pembangunan tidak bisa dihentikan. Ia menilai, operasional seperti yang diributkan di daerah lain belum terjadi di Bali sebab sampai saat ini masih dalam proses pembangun.
 
"Prinsipnya kami tetap awasi semuanya, termasuk izin operasional, peruntukan apa saja, apakah restoran, karokae, diskotik dan sebagainya. Kita awasi, kota cocokan dengan perizinan. Bila melanggar akan diambil langkah juga. Kalau saat ini tidak bisa dihentikan karena masih membangun," ujarnya.
 
Seperti diketahui, Holywings di beberapa wilayah di Indonesia resmi ditutup usai polemik promosi minuman alkohol yang berbau SARA. Setelah menetapkan sejumlah tersangka, Pemprov DKI akhirnya mengecek berbagai persyaratan lainnya dan diketahui ditemukan banyak pelanggaran.
 
Pemprov DKI akhirnya mengambil langkah tegas dengan menutup Holywings di beberapa titik
di Jakarta. Setelah Jakarta tutup, Holywings yang ada di Bekasi, Bandung dan terakhir di Surabaya juga ikut ditutup. Sementara Bali belum bisa ditutup karena belum beroperasi.
 
Rencananya, Holywings di Bali akan beroperasi di Agustus mendatang bila pengerjaan pembangunan telah selesai. Rencananya, Holywings di Bali merupakan yang terbesar di Asia.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif