Jembatan Gantung Darurat Gladak Perak di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kini mulai dibangun. Dokumentasi/Kominfo Lumajang.
Jembatan Gantung Darurat Gladak Perak di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kini mulai dibangun. Dokumentasi/Kominfo Lumajang.

Pemudik Jalur Pantura Jatim Diprediksi Naik 100% Imbas Jalur Selatan Lumajang Terputus

Nasional Mudik Lebaran Erupsi Gunung Jawa Timur Gunung Semeru Erupsi Mudik Lebaran 2022
Media Indonesia • 18 April 2022 12:23
Lumajang: Arus mudik jalur Utara di Jawa Timur diperkirakan akan mengalami peningkatan hingga lebih 100 persen. Pasalnya, jalur Selatan menuju Lumajang dan beberapa daerah Selatan Jawa Timur masih terputus akibat terjangan lahar Gunung Semeru Desember lalu.
 
Dari pantuan, jalur pantura Semarang-Surabaya terlihat mulai padat, jumlah kendaraan melintas meningkat sekitar 100 persen dari sebelumnya terutama kendaraan angkutan barang dan kendaraan pribadi roda empat.
 
Diperkirakan saat arus mudik Lebaran berlangsung akan menjadi tumpukan kendaraam, karena jalur Selatan terutama Kemanjen-Lumajang masih terputus akibat terjangan lahar Gunung Semeru Desember lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendaraan di jalur Selatan terpaksa mengalihkan arah menuju jalur Utara melewati Kabupate/Kota Malang, Jawa Timur karena ruas Jalan Nasional 3 terusan memasuki Lumajang ditutup dan jika memaksakan terap melanjutkan perjalanan harus melintasi jalur Pasirian dan menyeberang dua aliran sungai.
 
Baca: Truk Batu Bara di Jambi Dilarang Beroperasi Mulai 28 April
 
"Saya sudah terlanjur masuk jalur tersebut, tapi ditutup total dan terpaksa melintasi jalur pedesaan biasa untuk melintasi truk pasir dan batu dengan menyeberang dua aliran sungai," kata Kadar,65, warga Kabupaten Semarang dengan tujuan Banyuwangi.
 
Hal serupa diungkapkan Sunardi, 58, warga Magelang saat perjalanan menuju Bali. Setelah mengetahui ada jalur terputus terpaksa mengalihkan arah melintasi daerah Malang dan melanjutkan ke jalur Utara melalui Sidoarjo, Probolinggo, Situbondo baru kemudian ke Banyuwangi.
 
Sementara itu jembatan Gladak Perak di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang hingga saat ini masih proses perbaikan dan diperkirakan usai Lebaran baru selesai dibangun, setelah pada awal Desember lalu jebol akibat diterjang material vulkanik (lahar) dari Gunung Semeru.
 
Akibat letusan Gunung Semeru tersebut, tidak hanya memutuskan jalur Selatan Jawa Timur, juga ribuan warga terpaksa dievakuasi ke daerah aman dan hingga saat sebagian warga di beberapa desa seperti Sungai Curah Kobokan, kawasan Kajar Kuning, Kebondeli Utara dan Kampung Renteng belum kembali hingga suasana seperti desa mati.
 
Kepala Polres Rembang Ajun Komisaris Besar Dandy Ario Yustiawan mengatakan meskipun mudik belum dimulai, namun arus kendaraan di pantura Rembang mengalami peningkatan sejak awal pekan lalu terutama kendaraan barang sumbu lebar dan kendaraan pribadi.
 
Peningkatan jumlah kendaraan tersebut diperkirakan akan meningkat lebih 100 persen dari biasanya, ungkap Dandy, karena selain mulai masuk pemudik juga ada pengalihan kendaraan tujuan Jawa Timur bbagian selatan ke jalur utara.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif