Pangkalpinang: Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan jumlah UMKM selama 2022 mencapai 189.343 unit atau meningkat 5,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 180.184 unit.
"Alhamdulillah, UMKM terus tumbuh dan menjadi pendorong ekonomi masyarakat di tengah pendemi covid-19 tahun lalu," kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel, Riza Aryani, di Pangkalpinang, Kamis, 9 Februari 2023.
Dia mengatakan sebanyak 189.343 unit UMKM terbagi berbagai sektor dengan rincian usaha mikro 185.513 unit, usaha kecil 3.730 unit dan usaha menengah 100 unit tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.
"UMKM kita tumbuh sesuai dengan zamannya," jelas Riza.
Pertumbuhan UMKM Didominasi Pengolahan Makanan
Menurut dia peningkatan pertumbuhan UMKM ini didominasi pengolahan makanan, minuman dan mereka telah memanfaatkan teknologi informasi dalam mempromosikan serta penjualan produknya.
"Kami terus membina dan mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi informasi dalam meningkatkan pemasaran produknya," ungkapnya.
Ia memprediksi pertumbuhan UMKM pada 2023 ini akan terus meningkat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pasca pandemi covid-19 ini.
"Kami berharap kedepannya UMKM di Babel bisa terus tumbuh dan berkembang dan bisa bersaing baik di pasar nasional maupun internasional," ujarnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Pangkalpinang: Dinas Koperasi dan
UMKM Provinsi Kepulauan
Bangka Belitung menyatakan jumlah UMKM selama 2022 mencapai 189.343 unit atau meningkat 5,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 180.184 unit.
"Alhamdulillah, UMKM terus tumbuh dan menjadi pendorong
ekonomi masyarakat di tengah pendemi covid-19 tahun lalu," kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel, Riza Aryani, di Pangkalpinang, Kamis, 9 Februari 2023.
Dia mengatakan sebanyak 189.343 unit UMKM terbagi berbagai sektor dengan rincian usaha mikro 185.513 unit, usaha kecil 3.730 unit dan usaha menengah 100 unit tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.
"UMKM kita tumbuh sesuai dengan zamannya," jelas Riza.
Pertumbuhan UMKM Didominasi Pengolahan Makanan
Menurut dia peningkatan pertumbuhan UMKM ini didominasi pengolahan makanan, minuman dan mereka telah memanfaatkan teknologi informasi dalam mempromosikan serta penjualan produknya.
"Kami terus membina dan mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi informasi dalam meningkatkan pemasaran produknya," ungkapnya.
Ia memprediksi pertumbuhan UMKM pada 2023 ini akan terus meningkat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pasca pandemi covid-19 ini.
"Kami berharap kedepannya UMKM di Babel bisa terus tumbuh dan berkembang dan bisa bersaing baik di pasar nasional maupun internasional," ujarnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)