Sebuah bus kecelakaan di Jalan Alternatif Malangbong-Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Sebuah bus kecelakaan di Jalan Alternatif Malangbong-Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan Bus di Sumedang

Nasional kecelakaan lalu lintas kecelakaan bus
Antara • 12 Maret 2021 17:46
Bandung: Polres Sumedang belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan bus di jalur alternatif Malangbong-Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu, 10 Maret 2021
 
Kasatlantas Polres Sumedang AKP Eryda Kusumah mengatakan penetapan tersangka dalam kasus itu memerlukan proses yang panjang. Sebab polisi, kata dia, masih harus mengumpulkan data-data guna mengungkap penyebab kecelakaan maut itu.
 
"Karena ada beberapa faktor jadi nanti kita kombinasi semua data-datanya. Faktor penyebabnya apa, di situ nanti baru dapat titik terangnya," kata Eryda, Jumat. 12 Maret 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Polisi sejauh ini, menurut Kasatlantas, masih memeriksa sejumlah saksi maupun korban yang selamat dari kecelakaan maut tersebut. Selain itu, ia pun bakal berkoordinasi dengan pihak terkait yang bisa menjelaskan terkait kelaikan bus bernomor polisi T 7591 TB.
 
Baca juga: BNPB Simulasikan Pencegahan Longsor di Bandung Barat
 
Sementara itu Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago mengatakan bus tersebut kini telah diamankan guna diperiksa lebih lanjut. Bus telah berhasil dievakuasi menggunakan alat berat.
 
"Kaitan kondisi jalan dengan kondisi kendaraan itu masih kami selidiki," kata Erdi.
 
Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Rabu (10/3) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat kecelakaan, polisi menduga di lokasi tengah turun hujan yang cukup lebat.
 
Akibat kecelakaan itu, sejauh ini tercatat 29 orang meninggal. Para penumpang merupakan rombongan dari SMP IT Al Muawanah Subang yang pulang setelah kegiatan ziarah dan wisata.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif