ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Polrestro Bekasi Kota Selidiki Kekerasan Anak Dirantai Orang Tua

Rudi Kurniawansyah • 22 Juli 2022 14:57
Bekasi: Polres Metro Bekasi Kota menyelidiki dugaan kekerasan dan penelantaran anak bernama Rasya alias R, 15, yang ditemukan warga dengan kondisi kaki dirantai gembok dan kepala dekat mata dililit kain hitam. Perbuatan tidak manusiawi itu disebut dilakukan orang tuanya.
 
Video R yang dalam kondisi kurus kering tengah mengesot dan berusaha kabur dari rumah orang tuanya untuk meminta makanan pada tetangga viral di media sosial. Video korban R diposting akun instagram @fannylauww yang merupakan tetangga korban di Gang Bersama RT 02 RW 08, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
 
"Kami masih mendalami. Kedua orang tuanya, yakni PS dan AR sedang terus diperiksa penyidik," kata Kapolrestro Bekasi Kota Komisaris Besar (Kombes) Hengki, Jumat, 22 Juli 2022.

PS, 40, adalah ayah kandung dan AR, 41, merupakan ibu tiri. Kondisi R yang diketahui anak berkebutuhan khusus dianggap nakal dan meresahkan orang tuanya sehingga mesti dirantai. Apalagi kedua orang tuanya sibuk bekerja seharian di luar rumah dan R tinggal di rumah bersama neneknya.
 
Baca: Kajati Pastikan Terdakwa Pencabulan Siswa Sekolah SPI Dituntut Maksimal
 
"Kami sudah minta keterangan R dan memeriksakannya ke rumah sakit untuk mendapatkan visum. Secara fisik memang seperti kekurangan gizi," jelas Hengki.
 
Ia menambahkan sesuai kesepakatan dengan kedua orang tuanya, R akan ditangani Dinas Sosial Kota Bekasi untuk dibawa ke panti asuhan di Mustikajaya. Sementara belum ada penetapan tersangka dalam dugaan kasus kekerasan dan penelantaran anak disabilitas tersebut.
 
"Sejauh ini masih proses penyelidikan," ujar dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(NUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>