Ilustrasi revitalisasi trotoar di Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta (ANT/Eka AR)
Ilustrasi revitalisasi trotoar di Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta (ANT/Eka AR)

Trotoar Jalan Sudirman Yogyakarta Bebas PKL

Nasional revitalisasi trotoar
Antara • 05 Februari 2020 15:29
Yogyakarta: Revitalisasi trotoar segera dilakukan di Jalan Sudirman Yogyakarta. Pedagang kaki lima (PKL) yang masih menempati trotoar di Jalan Sudirman Yogyakarta dari simpang Jembatan Gondolayu hingga Tugu, dilarang berjualan di lokasi tersebut setelah revitalisasi trotoar rampung.
 
"Hari ini, kami menyosialisasikan mengenai rencana revitalisasi trotoar kepada pelaku usaha dan pedagang kaki lima (PKL). Kami menjelaskan bahwa nanti PKL tidak lagi diperbolehkan berjualan di trotoar tersebut," kata Camat Jetis Sumargandi usai sosialisasi di Yogyakarta, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Dia menerangkan kecamatan akan berkoordinasi dan berkonsulatasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, terkait penggunaan pasar tradisional sebagai tempat relokasi PKL terdampak revitalisasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau diperkenankan dan ada los yang masih kosong di pasar tradisional, kami berharap PKL tersebut bisa masuk untuk menempati los tersebut," ujarnya.
 
Sumargandi mengatakan PKL yang terdampak revitalisasi trotoar Jalan Sudirman tidak keberatan jika harus masuk ke pasar. Sebanyak 18 PKL terdampak revitalisasi itu.
 
"Tentunya, ada beberapa PKL yang perlu menyesuaikan barang dagangan yang nantinya dijual apabila mereka bisa masuk ke pasar tradisional. Penyesuaian juga dilakukan untuk jam berjualan," imbuhnya.
 
Dia menuturkan pemilihan relokasi ke pasar tradisional karena ruas jalan di Kecamatan Jetis sudah tidak memungkinkan untuk penambahan PKL baru. Pihaknya bakal mengupayakan para pKL terdampak pindah ke dalam pasar.
 
"Kalau nanti PKL harus mencari lokasi sendiri dan mengurus izin dari awal mungkin justru merepotkan," jelasnya.
 
Revitalisasi trotoar di Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta dilakukan mulai April. Proyek itu ditargetkan selesai pada akhir September atau awal Oktober.
 
Pekerjaan revitalisasi trotoar merupakan kelanjutan dari proyek yang sama, pada 2019, yang dilakukan dari simpang Gramedia hingga simpang Jembatan Gondolayu. Seluruh dana yang digunakan berasal dari dana keistimewaan dengan nilai sekitar Rp27 miliar.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif