Ilustrasi-Hasil revitalisasi trotoar tahap pertama di ruas Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta (Foto: ANTARA/Eka AR)
Ilustrasi-Hasil revitalisasi trotoar tahap pertama di ruas Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta (Foto: ANTARA/Eka AR)

Revitalisasi Trotoar Sudirman Yogyakarta Rampung Oktober

Nasional revitalisasi trotoar
Antara • 05 Februari 2020 14:20
Yogyakarta: Pemerintah Kota Yogyakarta segera merevitalisasi jalur pedestrian di ruas Jalan Jenderal Sudirman. Pengerjaan jalur pejalan kaki itu akan dilakukan pada April dan ditargetkan rampung Oktober 2020.
 
“Revitalisasi tahap dua di trotoar Jalan Sudirman dipercepat. Dimulai pada April supaya awal Oktober selesai,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Agus Tri Haryono, melansir Antara, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Agus membeberkan pekerjaan revitalisasi trotoar akan dilakukan dari simpang Jembatan Gondolayu hingga kawasan Tugu Yogyakarta. Bahkan hingga radius 100 meter ke seluruh penggal jalan yang berada di simpang Tugu, yaitu di Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Mangkubumi, hingga Jalan Margo Utomo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Revitalisasi diharapkan rampung dengan cepat lantaran penggal jalan tersebut akan dimanfaatkan sebagai jalur utama penyelenggaraan acara tahunan Jogja Night Carnival, bagian dari perayaan hari jadi Kota Yogyakarta.
 
“Anggaran untuk revitalisasi trotoar tahap dua ini berasal dari dana keistimewaan. Sama seperti saat kami merevitalisasi tahap pertama yaitu dari simpang Gramedia hingga simpang Jembatan Gondolayu,” katanya.
 
Alokasi anggaran untuk revitalisasi trotoar tahap dua di Jalan Jenderal Sudirman mencapai Rp27 miliar. Dalam pekerjaan tersebut juga akan dilakukan ducting untuk kabel udara baik kabel fiber optic yang dimiliki penyedia layanan seluler juga kabel listrik milik PT PLN.
 
“Dalam pekerjaan kali ini, kami juga akan melebarkan trotoar di Jalan Jenderal Sudirman tetapi khusus trotoar di sisi selatan sebanyak satu meter sedangkan trotoar di sisi utara tidak akan dilebarkan,” jelasnya.
 
Pelebaran pedestrian di sisi selatan akan memengaruhi lebar Jalan Sudirman sehingga perlu dilakukan penggeseran pembatas jalan sejauh satu meter ke sisi utara agar arus lalu lintas dari timur ke barat tetap lancar.
 
Agus mengatakan, jika tidak dilakukan penggeseran pembatas jalan, dimungkinkan terjadi kemacetan lalu lintas di jalan sisi selatan karena volume kendaraan yang melintas cenderung lebih padat dibanding jalan di sisi utara.
 
“Agar lalu lintas tetap berjalan dengan lancar, pembatas jalan kami geser satu meter ke utara,” imbuh dia.
 
Sedangkan dari sisi material atau bahan untuk trotoar, kata Agus, akan menggunakan material yang berbeda dibandingkan material yang digunakan untuk revitalisasi pedestrian Jalan Jenderal Sudirman tahap pertama.
 
“Material trotoar akan lebih berpori. Tujuannya supaya air hujan lebih cepat meresap ke dalam tanah sehingga tidak menimbulkan genangan".
 
Selain pelebaran trotoar, juga akan ditambah dengan penanda kawasan berupa aksara Jawa berbunyi Tugu Jogja. Selain di Jalan Jenderal Sudirman, penataan trotoar juga akan dilakukan di Jalan KH Ahmad Dahlan yaitu dari Titik Nol Kilometer hingga simpang Ngabean.
 
“Konsep penataan akan sama seperti penataan jalur pedestrian di sekitar Titik Nol Kilometer. Untuk di jalan ini, tidak akan dilakukan pelebaran trotoar karena dinilai sudah cukup ideal,” katanya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif