Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Pembiayaan Pasien Covid-19 di RSUP Dr Sardjito Rp7 Miliar

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 18 Mei 2020 17:01
Yogyakarta: Otoritas RSUP Dr Sardjito Yogyakarta memperkirakan klaim pembiayaan pasien virus korona (covid-19) mencapai Rp7 miliar. Nilai klaim bisa berubah, dengan sejumlah catatan.
 
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu, mengatakan perkiraan nilai klaim tergantung jumlah pasien dan masa penanganan. Selain itu, hasil verifikasi klaim yang diajukan ke Kementerian Kesehatan bisa berubah.
 
"Pengajuan nunggu pasien selesai ditangani. Biaya munculnya setelah pasien keluar rumah sakit, baik sembuh atau meninggal, bisa langsung dilakukan klaim terhasap pasien covid-19," ujar Banu dihubungi Medcom.id, Senin, 18 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihaknya tengah menyiapkan sistem yang terkoneksi dengan Kementerian Kesehatan. Sistem itu menjadi media penyampaian klaim dari RSUP Dr Sardjito ke Kementerian Kesehatan.
 
"Rumah sakit vertikal diupayakan bridging sistem. Klaimnya (diperkirakan) besar sehingga dilakukan mekanisme bridging sistem tersebut," ujarnya.
 
Baca:DIY Bersiap Sambut Kembali Wisatawan
 
Banu mengaku pengajuan klaim ke Kementerian Kesehatan dilakukan pekan ini. Pihaknya saat ini dalam proses input data melalui sistem bridging.
 
"Bukan hanya data, tapi kita melengkapi agar verifikatornya tak bingung. Kita menyesuaikan protokol klaim, nama pasien, rekam medis, statusnya. Saat siap langsung dikirim," ujarnya.
 
Banu mengatakan, jumlah pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh 14 orang dan masih dirawat tujuh orang. Sementara, jumlah pasien dalam perawatan (PDP) rawat inap 188 orang dan PDP rawat jalan 132 orang.
 
"Jumlah PDP 317. Jumlah pasien positif (covid-19) 23, yang negatif 149," ungkapnya.
 
Dia mengungkap rata-rata biaya penanganan setiap pasien berkisar Rp7 juta hingga Rp12 juta per hari. Hal ini tergantung pasien dirawat di ruang isolasi perawatan intensif atau isolasi untuk pasien covid-19.
 
"Saat ini (pembiayaan pasien covid-19) pakai dana operasional rumah sakit. Dana yang ada kita operasionalkan. Kira-kira masih mencukupi," tukasnya.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif