Makmur, Koordinator Tim Reaksi Cepat P2TP2A Makassar
Makmur, Koordinator Tim Reaksi Cepat P2TP2A Makassar

P2TP2A Dampingi Pelaku dan Korban Penikaman Siswa SD

Nasional penusukan
Andi Aan Pranata • 12 Desember 2018 15:08
Makassar: Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar, Sulawesi Selatan menyiapkan pendampingan psikologis bagi pelaku dan korban penikaman siswa SD Bawakaraeng. Pendampingan terkait dengan status keduanya yang masih di bawah umur.
 
Peristiwa penikaman terhadap MK, siswa kelas 6 SD terjadi di jalan Bawakaraeng Makassar, Selasa 11 Desember 2018 lalu. Pelaku yang menancapkan sebilah badik di punggung korban diketahui berusia 13 tahun dan telah ditangkap Polisi. Sedangkan korban yang sempat dirawat di rumah sakit sudah perlahan kondusif.
 
“Kami menunggu rujukan dari Polrestabes Makassar untuk pendampingan. Karena keduanya anak-anak, wajib kita dampingi bersama-sama,” kata Koordinator Tim Reaksi Cepat P2TP2A Makassar Makmur, Rabu 12 Desember.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Penikam Bocah SD di Makassar Siswa SMP
 
Pendampingan psikologis terhadap pelaku dan korban, menurut Makmur, berupa rehabilitasi dan konseling. Tindakan pendampingan diharap bisa menghilangkan trauma korban, sedangkan pelaku dibimbing secara emosional agar tidak lagi berkelakuan menyimpang.
 
“Supaya kita lihat perkembangannya, apakah ini ada salah pengasuhan dari orang tua. Karena bisa jadi termasuk pembiaran, perlakuan yang salah, mengapa anak bisa bawa badik ke mana-mana,” ujar Makmur.
 
Kasus penikaman siswa SD hingga kini masih ditangani Polsek Makassar. Penyidik tengah mengumpulkan keterangan pelaku dan saksi-saksi. Setelah itu kasus akan diteruskan kepada Unit Perempuan dan Anak Polrestabes Makassar karena merupakan pidana dengan perlakuan khusus.
 
Makmur menyatakan terus memantau perkembangan kasus. Namun pihaknya juga telah mengumpulkan informasi secara independen. Menurut data awal, penikaman bermula dari korban yang tidak ingin dipalaki oleh pelaku.
 
“Harusnya pelaku dikontrol oleh orang tua. Karena belum sepantasnya dia membawa barang seperti itu (badik). Kita pantau, semoga pendampingan berjalan lancar,” kata Makmur.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif