Jepara: Sejak sepekan terakhir sebanyak 9.441 warga Kabupaten Jepara di perantauan tiba di Jepara. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Nor Isdiyanto, mengatakan saat ini pihaknya kesulitan melacak dari daerah mana pemudik itu datang.
"Padahal di surat yang kami kirim ke Satgas Desa jelas disana ada kapan datang, dari mana, dan riwayat perjalanannya. Tapi yang disampaikan ke kami hanya jumlah-jumlahnya saja," kata Arwin yang juga anggota Satgas Penaggulangan Covid-19 Kabupaten Jepara, Senin, 6 April 2020.
Baca: Pemerintah Masih Galau Soal Mudik
Arwin meminta satgas desa lebih aktif melakukan pendataan dan pemeriksaan warga yang baru pulang dari perantauan. Serta diminta agar memberikan himbauan kepada warga yang baru tiba dari perantauan untuk melakukan isolasi mandiri.
Sementara Kepala Desa Langon Kecamatan Tahunan, Suharto, mengatakan sudah memerintahkan kepada seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) untuk melakukan pendataan terhadap warga yang baru tiba dari perantauan. Selanjutnya, dilaporkan kepda bidan desa.
"Warga yang mudik sudah kami data dan laporkan. Sudah ada warga yang mudik yang kami tindaklanjuti juga," kata Suharto.
Dari 16 kecamatan yang ada di Bumi Kartini, pemudik terbanyak di Kecamatan Nalumsari, yaitu sebanyak 1.253 orang. Kemudian Kecamatan Donorojo sebanyak 995 orang yang mudik.
Saat ini di Kabupaten Jepara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 297 jiwa. Kemudian jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 28 jiwa.
Jepara: Sejak sepekan terakhir sebanyak 9.441 warga Kabupaten Jepara di perantauan tiba di Jepara. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Nor Isdiyanto, mengatakan saat ini pihaknya kesulitan melacak dari daerah mana pemudik itu datang.
"Padahal di surat yang kami kirim ke Satgas Desa jelas disana ada kapan datang, dari mana, dan riwayat perjalanannya. Tapi yang disampaikan ke kami hanya jumlah-jumlahnya saja," kata Arwin yang juga anggota Satgas Penaggulangan Covid-19 Kabupaten Jepara, Senin, 6 April 2020.
Baca:
Pemerintah Masih Galau Soal Mudik
Arwin meminta satgas desa lebih aktif melakukan pendataan dan pemeriksaan warga yang baru pulang dari perantauan. Serta diminta agar memberikan himbauan kepada warga yang baru tiba dari perantauan untuk melakukan isolasi mandiri.
Sementara Kepala Desa Langon Kecamatan Tahunan, Suharto, mengatakan sudah memerintahkan kepada seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) untuk melakukan pendataan terhadap warga yang baru tiba dari perantauan. Selanjutnya, dilaporkan kepda bidan desa.
"Warga yang mudik sudah kami data dan laporkan. Sudah ada warga yang mudik yang kami tindaklanjuti juga," kata Suharto.
Dari 16 kecamatan yang ada di Bumi Kartini, pemudik terbanyak di Kecamatan Nalumsari, yaitu sebanyak 1.253 orang. Kemudian Kecamatan Donorojo sebanyak 995 orang yang mudik.
Saat ini di Kabupaten Jepara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 297 jiwa. Kemudian jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 28 jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)