Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Perwal Kota Bogor Rujukan PSBB Transisi Terbit

Nasional Virus Korona PSBB New Normal
Antara • 28 Mei 2020 19:02
Bogor: Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerbitkan Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 44 Tahun 2020 dengan merevisi Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 30 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bogor. Perwal sebagai rujukan penerapan PSBB transisi pada 27 Mei hingga 4 Juni 2020.
 
"Revisi Peraturan Wali Kota Bogor itu substansinya mengubah dan menambah empat pasal, yakni mengubah kebijakan pada sektor ekonomi serta kegiatan keagamaan di rumah ibadah," ujar Kepala Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Kota Bogor, Alma Wiranta, melansir Antara, Kamis, 28 Mei 2020.
 
Alma menerangkan, pemberlakuan PSBB transisi sebagai transisi menuju fase new normal yang berpedoman pada tiga unsur. Yakni Gugus Tugas Nasional Penanganan COVID-19 yang dipimpin oleh Doni Monardo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kota Bogor sebagai bagian dari pemerintahan Provinsi Jawa Barat, secara teritorial sangat dekat dan saling berinteraksi dengan DKI Jakarta," terangnya.
 
Baca:Skenario Belajar di Sekolah Kota Bogor Disiapkan
 
Dia melanjutkan, perihal pertimbangan itu Pemkot Bogor memberlakukan PSBB transisi pada 27 Mei hingga 4 Juni 2020, berdasarkan pada Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 900.45-369 tanggal 26 Mei 2020.
 
Pada penerapan PSBB transisi, Pemkot Bogor mengubah kebijakan pada sektor ekonomi dan kegiatan keagamaan yang didasarkan pada revisi Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 30 Tahun 2020 menjadi Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 44 Tahun 2020.
 
Alma menjelaskan, dalam Peraturan Wali Kota Nomor 44 Tahun 2020, secara substansi mengubah dan menambah empat pasal ketentuan dalam Peraturan Wali Kota Nomor 30 Tahun 2020.
 
Dia menerangkan revisi Peraturan Wali Kota dilakukan setelah adanya hasil kajian epidemiologi tentang penyebaran covid-19 yang melandai di Kota Bogor. Kemudian terdapat masukan dari akademisi, pelaku usaha, pers, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta hasil evaluasi PSBB dari Gugus Tugas Provinsi Jawa Barat.
 
"Hasilnya, menilai Kota Bogor masuk dalam kategori zona kuning," katanya.
 
Dia mengatakan, perubahan kebijakan pada sektor ekonomi, yakni membolehkan pasar dan toko non-pangan beroperasi. Meskipun masih tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
 
Kemudian, perubahan kegiatan keagamaan di rumah ibadah adalah rumah ibadah dapat difungsikan sebagai pusat edukasi covid-19 bagi warga. Selain itu, rumah ibadah membantu distribusi pangan bagi warga tidak mampu dan terdampak covid-19.
 
"PSBB transisi ini sebagai tahapan akhir sebelum diterapkannya kebijakan protokol normal baru mulai tanggal 5 Juni mendatang," tukasnya.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif