Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Fauzan)
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Fauzan)

Bansos Tahap II Kota Bogor Jangkau 23 Ribu KPM

Nasional Virus Korona bansos
Antara • 30 Juni 2020 21:24
Bogor: Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, menargetkan bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak covid-19 tahap kedua menjangkau 23 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Jumlah itu di luar data terpadu keluarga sejahtera (non-DTKS).
 
Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Bogor, Alma Wiranta, mengungkapkan, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, telah menandatangani Surat Keputusan Wali Kota Nomor 900.45-442 tentang penerima BLT dalam Jaring Pengaman Sosial Dampak Wabah Covid-19 di Kota Bogor.
 
Surat keputusan yang telah ditandatangani Bima Arya pada 26 Juni 2020, itu memuat lampiran data penerima bansos sebanyak 23.000 nama penerima.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"SK Wali Kota ini menjadi dasarkan penyaluran bansos tahap kedua yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia, pada pekan ini," kata dia, Selasa, 30 Juni 2020.
 
Baca juga:Palembang Belum Aman dari Covid-19
 
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan data penerima bansos tahap II merupakan perbaikan dari data penerima Bansos tahap I.
 
Ia menjelaskan pada realisasi bansos tahap pertama Mei lalu, Pemerintah Kota Bogor menghimpun data penerima bansos sebanyak 19.904 penerima dari target seluruhnya 23.000 penerima.
 
Namun, dalam realisasinya masih ditemukan data ganda dengan penerima bansos dari kelompok data terpadu keluarga sejahtera (DTKS) yang dikelola Kementerian Sosial.
 
"Selama sebulan terakhir, kami melakukan perbaikan data dan menambah lagi warga yang layak menerima bantuan sosial tapi belum terdaftar. Pada penyaluran bansos tahap kedua ini, insyaallah dapat menyalurkannya penuh kepada 23.000 penerima," imbuh Dedie.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif