Foto udara kondisi banjir limpasan air laut ke daratan atau rob yang merendam kawasan Terminal Petikemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Senin (23/5/2022). ANTARA FOTO/Aji Styawan.
Foto udara kondisi banjir limpasan air laut ke daratan atau rob yang merendam kawasan Terminal Petikemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Senin (23/5/2022). ANTARA FOTO/Aji Styawan.

Banjir Rob di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Mulai Mengering

Media Indonesia • 28 Mei 2022 20:50
Semarang: Banjir air laut pasang (rob) di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menyusut. Aktivitas pelabuhan mulai menggeliat namun untuk kawasan industri masih terendam banjir dengan ketinggian air 30-70 sentimeter.
 
Aktivitas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kembali menggeliat setelah hampir sepekan banjir rob merendam kawasan itu. Sejumlah kendaraan sejak pagi tampak keluar masuk ke pelabuhan dan aktivitas bongkar muat juga sudah mulai berjalan setelah banjir surut.
 
Namun tidak demikian dengan kawasan industri di sebelahnya. Banjir dengan ketinggian 30-70 sentimeter masih merendam, deru suara mesin pompa penyedot air juga terus bergemuruh untuk mengatasi banjir tersebut dan diperkirakan Senin, 30 Mei besok sudah dapat mengering serta pabrik kembali beroperasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mesin pompa terus beroperasi selama 24 jam hingga banjir merendam kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang benar-benar kering," ujar Budi, petugas pompa air di Kawasan tersebut.
 
Sementara itu perbaikan tanggul jebol akibat banjir rob pada Senin, 23 Mei kemarin juga telah selesai dilakukan. Ttanggul jebol di sisi selatan sepanjang 20 meter dan di sisi barat sepanjang tujuh meter juga diberikan tambahan penguatan untuk mencegah terulang kembali kerusakan akibat rob tersebut.
 
Baca: Banjir Rob di Jepara Mulai Surut
 
Ketinggian tanggul tersebut, kini dua meter di atas ketinggian ait laut sehingga cukup aman jika air laut kembali pasang di bawah dua meter.
 
"Percepatan perbaikan tanggul dan penyedotan air dengan pompa mempercepat proses pengeringan kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
 
Saptono,45, seorang pengemudi truk trailer di Pelabuhan Tanjung Emas mengatakan setelah mendapat kabar air kembali surut, maka bersama teman seprofesi langsung kembali bekerja. "Ini kami mau bawa peti kemas ke daerah Batang, semoga tidak lagi banjir," imbuhnya. 
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif