Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek sejumlah gereja di Semarang, Jateng, saat Hari Raya Natal 2021. (Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek sejumlah gereja di Semarang, Jateng, saat Hari Raya Natal 2021. (Istimewa)

Cek Sejumlah Gereja, Ganjar: Semua Ceria

Lukman Diah Sari • 25 Desember 2021 17:03
Semarang: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengecek sejumlah gereja di Semarang, Jateng, saat perayaan Natal, Sabtu, 25 Desember 2021. Ganjar mengungkap, situasi perayaan Natal tahun ini lebih baik ketimbang sebelumnya.
 
Salah satu gereja yang dikunjungi Ganjar yakni Gereja Katolik, Keluarga Kudus Atmodirono 8. Dia menyebut, penerapan protokol kesehatan telah berjalan baik.
 
"Saya lihat semua ceria. Dibanding tahun lalu, hari ini jauh lebih baik. Tahun lalu itu masih suram ya Romo," ujar Ganjar di Gereja Katolik, Keluarga Kudus Atmodirono 8, Semarang, Sabtu, 25 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Seluruh Pihak Diminta Mengisi Natal dengan Penuh Kasih
 
Ganjar menuturkan, jemaat yang beribadah di gereja sedikit lebih banyak ketimbang tahun lalu. Meskipun masih dalam pembatasan orang.
 
"Saya masih inget sebelum pandemi dulu waktu saya datang ke gereja ini, ini depan ini penuh, tapi hari ini kosong, karena memang dikendalikan betul oleh Romo, dikendalikan oleh Satgas Covid-19 di setiap gereja. Tapi saya senang melihat masyarakat bahagia dan semua pakai masker," ungkapnya.
 
Ganjar berharap kedisiplinan prokes covid-19 terus terpelihara. Dia ingin semua pihak merasa memiliki tanggung jawab dalam menerapkan prokes covid-19.
 
Baca: 12.641 Narapidana Dapat Remisi Natal, Kemenkumham Hemat Rp6,6 Miliar
 
"Harapan saya ini tidak hanya di gereja. Di tempat pariwisata, di mal. Di tempat-tempat keramaian, orang menjaga diri. Kalau bisa menjaga diri seperti ini, ya insyaallah aman," ujarnya.
 
Saat mengecek sejumlah Gereja, Ganjar melihat kesiapan petugas dalam menjalankan prokes terhadap pengunjung. Beberapa SOP tampak berjalan lancar seperti pemeriksaan suhu tubuh dan penyediaan cairan pembersih tangan.
 
Selain itu, pihak gereja juga menyediakan garis antre sebagai tanda jarak aman. Pengunjung pun dipastikan melakukan scan barcode dengan aplikasi PeduliLindungi saat hendak masuk ke gereja.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif