ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Siswa Baru dari Luar Provinsi Diminta Karantina

Media Indonesia • 04 Maret 2022 08:47
Sleman: Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman meminta para siswa maupun mahasiswa serta kalangan kependidikan yang baru datang dari luar daerah untuk menjalani karantina terlebih dahulu. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama, menjelaskan imbauan itu sudah disampaikan ke seluruh sekolah/madrasah dari tingkat PAUD/RA/TK, pondok pesantren hingga perguruan tinggi.
 
"Ini kami maksudkan sebagai antisipasi meningkatnya penularan covid-19 di Sleman," kata Cahya, Jumat, 4 Maret 2022.
 
Ia menuturkan banyak penularan covid-19 di lingkungan pendidikan termasuk di sejumlah pondok pesantren atau sekolah berasrama. Cahya menyampaikan ada 60 klaster penularan covid-19 di lingkungan pendidikan baik yang berasrama maupun tidak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cahya meminta siswa positif covid-19 yang tinggal di asrama tidak menjalani isolasi mandiri. Mereka diminta isolasi ke iso tersebut. Alasannya, agar mendapat penanganan yang lebih baik dan memutus mata rantai penularan.
 
"Di asrama biasanya satu ruangan diisi beberapa orang siswa yang pemisahannya hanya dengan sekat. Bahkan siswa tidur dan beraktivitas berdekatan," jelasnya.
 
Ia mengingatkan varian Omicron memiliki kecepatan penularan yang cukup tinggi. Selain itu, Cahya meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sleman, melakukan swab antigen sekembalinya dari perjalanan ke daerah yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.
 
Baca:  Kabar Baik, Kasus Harian Covid-19 Menurun di 15 Provinsi
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif