Ilustrasi-Calon pemudik bersiap berangkat di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Branda Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ilustrasi-Calon pemudik bersiap berangkat di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Branda Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Harga Tiket Bus Mudik Asal Depok Naik 70%

Nasional Mudik Lebaran Kota Depok Lebaran 2022 Mudik Lebaran 2022
Media Indonesia.com • 19 April 2022 12:54
Depok: Mendekati perayaan Idulfitri 1443 H/2022 M, harga tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Tipe A Jatijajar, Kota Depok, Jawa Barat, meroket.
 
Terpantau, pada loket pemberangkatan harga tiket bus PO Epa Star Trans Sumatera kelas eksekutif tujuan Padang, Sumatra Barat, dibanderol Rp750.000 dari harga normal sebesar Rp500.000.
 
Sedangkan tarif tujuan Palembang, Sumatra Selatan, untuk bus yang sama dibanderol seharga Rp450.000 dari harga biasa Rp300.000.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agen bus PO Epa Star Trans Sumatera, yang mengaku bernama Neneng Ardilah, mengungkapkan, perusahaan bus termasuk agen hanya bisa meraup laba pada Lebaran.
 
Baca juga: 200 Ribu Warga Cirebon Diprediksi Mudik Tahun Ini
 
"Iya dong, wajar meraup laba besar. Kami kan manusia juga yang ingin hidup enak. Jadi, sangat wajar bila harga tiket melambung tinggi. Lagi pula, Lebaran kan cuma setahun sekali," kilahnya dengan sambil berlalu, Selasa, 19 April 2022.
 
Ia juga mengaku, penumpang bus tidak mempersoalkan harga tiket mahal.
 
"Penumpang tak ada yang komplain meski harga tiket melambung tinggi mencapai Rp50-70 persen. Bagi mereka hanya satu, ingin cepat sampai ke tujuan dan berkumpul bersama sanak saudara merayakan Idulfitri," ucapnya.
 
Bornio, agen bus yang sama mengatakan, kenaikan tarif Lebaran sudah ditentukan sebelum Lebaran oleh perusahaan bus dan asosiasi.
 
Baca juga: Khofifah Larang ASN Mudik Pakai Mobil Dinas
 
"Kami hanya melayani pesanan tiket saja. Memang kami akui bahwa terjadi kenaikan harga tiket ke Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur di Terminal Tipe A Jatijajar, masih 70 persen. Nanti pada H-3 harga tiket bisa sampai 100 persen lebih," kata dia.
 
Komentar serupa disampaikan agen bus PO Berlian Jaya, Nurdin. Ia mengatakan, pemerintah tidak komplain dengan harga tiket tinggi tersebut.
 
"Kenaikan harga tiket ini diketahui Dinas Perhubungan Kota Depok, BPTJ Kementerian Perhubungan kok. Pemerintah tidak protes, biasa-biasa saja kali," ungkapnya.
 
Menanggapi hal ini, Kepala Tata Usaha Terminal Tipe A Jatijajar Dudi Marsudi, mengakui harga tiket bus tujuan Sumatra, Jawa Barat, Jawa tengah, dan Jawa Timur, mendekati Lebaran ini mengalami kenaikan. Tapi, ia menyebut yang menentukan tarif bus pengelola PO bus dan Organda.
 
"Kita tidak mencampuri penentuan tarif bus," singkat Dudi.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif