ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Berkas Perkara Pelecehan Seksual oleh Polisi di Makassar Dinyatakan Lengkap

Muhammad Syawaluddin • 15 April 2022 14:31
Makassar: Berkas perkara kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur oleh AKBP M memasuki tahap baru. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan telah menyelesaikan pemeriksaan berkas.
 
"Berkasnya perkara ini sudah lengkap (P21)," kata Kepala Seksi Peneragan Hukum Kejati Sulsel Soetarmi, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 15 April 2022.
 
Baca: Ditinggal Istri Kerja, Suami Perdaya Anak Sendiri

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Soetarmi menjelaskan berkas perkara yang diteliti telah memenuhi syarat materil dan formil. Sehingga pihaknya telah menyatakan lengkap. Tinggal menunggu dari penyidik untuk tahap selanjutnya.
 
Setelah tahap dua dilakukan atau penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik kepolisian, maka penuntut umum Kejati Sulsel segera menyusun surat dakwaaan atau masuk pada tahap penuntutan.
 
"Tinggal menunggu informasi dari penyidik kapan perkara ini mau diserahkan. Tahap dua, penyerahan tersangka dan barang bukti," jelasnya.
 
Sebelumnya kasus pelecehan seksual terhadap anak terjadi di Sulawesi Selatan, terakhir adalah kasus AI, 13, yang menjadi korban dari seorang perwira polisi. Saat ini kasus tersebut masih bergulir di Polda Sulawesi Selatan.
 
Kasus tersebut mencuat setelah perwira polisi itu dilaporkan melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap seorang anak, berinisial AI, 13. Anak yang menjadi korban nafsu bejat oknum kepolisian itu merupakan asisten rumah tangganya sendiri.
 
Perwira polisi tersebut dikabarkan melampiaskan nafsunya ke anak tersebut sejak Oktober 2021 lalu atau sebulan setelah korban menjadi asisten rumah tangganya. Pelaku mengiming-imingi korban untuk melakukan hubungan suami istri. AKBP M saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
 
M dijerat pasal Pasal 7 d, juncto Pasal 81 Ayat 1, subsidiair Pasal 81 Ayat 2, UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 KUHPidana tentang pebuatan berlanjut.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif