Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Dok. Kemenparekraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Dok. Kemenparekraf

Primetalk

Ogah Kalah dari AS, Indonesia Bakal Inisiasi Wisata Vaksin Gratis di Bali

Nasional Pariwisata Virus Korona Sandiaga Uno Kemenparekraf covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Slank untuk Indonesia Primetalk
MetroTV • 14 Juli 2021 09:46
Jakarta: Ibarat pepatah, sekali mendayung dua-tiga pulau terlampaui. Itu lah ide utama peluncuran wisata berbasis vaksin gratis yang akan diinisiasi di Bali.
 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyebut promosi pariwisata berbasis vaksin banyak berjalan di luar negeri. Misalnya, Amerika Serikat.
 
“Amerika menawarkan wisata berbasis vaksin, dimana kita harus terbang berbelas-belas jam dan tinggal di sana selama 14 hari. Kita melihat mengapa tidak (dijalankan) di destinasi kita yang jauh lebih indah,” kata Sandiaga dalam tayangan Primetalk di Metro TV pada Selasa, 13 Juli 2021

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ide wisata berbasis vaksin gratis merupakan upaya dalam membangkitkan sektor pariwisata. Pemulihan ini disebut akan berdampak pada perekonomian bagi lebih dari 2 juta pekerja sektor pariwisata di Pulau Dewata.
 
Baca: Diperketat, Masuk Bali Harus Pakai Hasil Tes PCR Mulai 30 Juni
 
Sandiaga menyatakan Bali disebut siap menjadi sentra vaksinasi di destinasi wisata. Sebab, infrastruktur dan mayoritas sumber daya manusia (SDM) pendukung pariwisata telah divaksinasi.
 
Vaksinasi akan diberikan secara gratis (public goods) bagi wisatawan dalam negeri. Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dinilai bisa menjadi titik balik bagi Bali.
 
“Berkolaborasi dengan dunia usaha dan gubernu, Bali ini sudah mulai disiapkan. Tetapi kita menyesuaikan dengan kebijakan PPKM Darurat,” ujar Sandiaga. (Nadia Ayu)
 

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif