Direktur PT Java Orient Properti (JOP), Dandan Jaya Kartika divonis 2,5 penjara dan denda Rp200 juta. Medcom.id/Mustaqim
Direktur PT Java Orient Properti (JOP), Dandan Jaya Kartika divonis 2,5 penjara dan denda Rp200 juta. Medcom.id/Mustaqim

Suap Eks Wali Kota Yogyakarta, Direktur PT JOP Divonis 2,5 Tahun Bui

Ahmad Mustaqim • 07 November 2022 16:52
Yogyakarta: Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Yogyakarta memvonis 2,5 tahun penjara terhadap terdakwa Dandan Jaya Kartika selaku Direktur PT Java Orient Properti (JOP). Terdakwa Dandan Jaya terbukti bersama-sama dengan terpidana Oon Nusihono menyuap eks Wali Kota (Walkot) Yogyakarta Haryadi Suyuti. 
 
"Menyatakan terdakwa secara sah dan menyakinkan bersalah tindak pidana korupsi sebagaimana yang diatur pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana jo pasal 64 ayat (1) KUHPidana," kata Hakim Ketua Persidangan, Muh Djauhar Setyadi saat membacakan amar putusannya di Ruang Sidang Garuda Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta, Senin, 7 November 2022. 
 
Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim Djauhar Setyadi menyebut perbuatan terdakwa Dandan Jaya Kartika tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, tindak pidana yang Dandan dilakukan bersama terpidana Oon Nusihono yang merupakan Vice President Real Estate PT Summareco Agung Tbk. Oon lebih dulu divonis tiga tahun penjara pada Senin, 31 Oktober 2022. 
 
Baca juga: Bos Properti Penyuap Eks Wali Kota Yogyakarta Divonis 3 Tahun Penjara

Selain vonis penjara dalam kasus suap perizinan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) apartemen Royal Kedathon Kota Yogyakarta pada era Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, terdakwa Dandan juga didenda sebesar Rp200 juta subsider empat bulan kurungan. Vonis yang majelis hakim jatuhkan ini lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni dua tahun penjara. 
 
Majelis hakim juga menyebut semua unsur-unsur yang ada pada pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terbukti. Bahkan, dakwaan alternatif pertama dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dinyatakan terbukti oleh majelis hakim.
 
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Dandan Jaya Kartika dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan, denda sejumlah Rp200 juta subsidair empat bulan kurungan," ucap Hakim Ketua Djauhar Setyadi di hadapan JPU KPK dan tim Penasihat Hukum terdakwa. 
 
Proses persidangan sedianya digelar pukul 10.00 WIB namun molor hingga empat jam. Sidang baru dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. 
 
Atas vonis ini, baik JPU KPK maupun terdakwa Dandan Jaya Kartika menyatakan pikir-pikir selama tujuh hari ke depan.

 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif