Warga antre mendapatkan jatah air bersih (Foto / Metro TV)
Warga antre mendapatkan jatah air bersih (Foto / Metro TV)

6 Bulan Kekeringan, Ratusan Keluarga di Jember Krisis Air Bersih

Clicks.id • 20 Juli 2022 09:13
Jember: Sebanyak 250 keluarga di Tegal Rejo, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami krisis air bersih selama enam bulan. Sumur-sumur warga kering kerontang. Warga saat ini hanya mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah setempat.
 
"Sumur kering semua, sudah enam bulan ini. Kami sering mengeruk sumur sampai kedalaman 12-15 meter. Air bisa diambil dua kali lalu habis. Sumur kepunyaan saya sudah saya keruk 16 meter, masih belum keluar air," kata Miati, salah satu warga, Selasa, 19 Juli 2022.
 
Tak ada yang bisa dilakukan warga selain menunggu bantuan air bersih dari pemerintah dan pihak-pihak lain yang bersimpati. "Kami menunggu bantuan. Kalau tidak ada bantuan ya bingung, menunggu. Selama ini bantuan air dua hari sekali. Kalau bisa ya setiap hari," kata Miati.
 
Baca juga:  Puncak Kemarau di Gunungkidul Diprediksi pada Agustus

Bantuan air bersih digunakan untuk minum dan memasak. Sementara untuk mandi, warga memilih pergi ke Sungai Jompo yang berjarak sekitar satu kilometer. Dia berharap bendungan yang rusak karena banjir bisa cepat diperbaiki. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Barang kali kalau ada airnya, air di sumur bisa naik," kata Miati.
 
Palang Merah Indonesia dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember turun tangan mendistribusikan air bersih kepada warga. Total hingga kini mereka sudah mendistribusikan 40 ribu liter air.
 
"Kami masih melakukan asesmen ulang, karena masyarakat minta suplai dari dua hari sekali menjadi setiap hari. Kebutuhan air terus meningkat," kata Kepala Unit Humas PMI Jember, Ghufron Evian Effendi.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif