Ilustrasi
Ilustrasi

Puncak Kemarau di Gunungkidul Diprediksi pada Agustus

Ahmad Mustaqim • 19 Mei 2022 15:13
Gunungkidul: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyatakan puncak musim kemarau diperkirakan tiba pada Agustus 2022. Sejumlah skema penanganan dampak kemarau berupa kekeringan telah dikoordinasikan dan telah disiapkan tindak lanjutnya.
 
"Hasil koordinasi dengan BMKG, puncak kemarau akan tiba Agustus. Kami sudah koordinasi dengan BPBD DIY dalam penanganan dampak kemarau," kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono dihubungi Medcom.id, Kamis, 19 Mei 2022.
 
Purwono menjelaskan pihaknya menyiapkan sebanyak 400 tangki air bersih untuk wilayah terdampak kemarau. Ratusan tangki air bersih itu kan didistribusikan berdasarkan permintah di tingkat desa dari yang paling terdampak kekeringan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bantuan air bersih akan diberikan pada usulan tiap kalurahan (desa). Desa mana yang dilayani nanti kami akan melihat mana yang paling terdampak. Kekeringan sampai saat ini belum terjadi karena beberapa pekan terakhir Gunungkidul masih diguyur hujan deras," kata mantan Camat Wonosari ini.
 
Baca juga: Tujuh Kelurahan di Kota Padang Menghadapi Kekeringan
 
Ia mengungkapkan koordinasi dengan pemerintah kecamatan akan dilakukan pada bulan depan. Koordinasi itu akan membahas titik mana yang potensial paling terdampak kekeringan.
 
Menurut dia, sejumlah daerah yang riprediksi terdampak kekeringan yakni Kecamatan Purwosari, Kecamatan Tepus, Kecaatan Rongkop, dan Kecamatan Girisubo. Ia menyebut masih ada beberapa kecamatan lain yang diprediksi terdampak namun ada juga yang sudah mulai terjangkau jaringan air PDAM.
 
"Seperti wilayah (Kecamatan) Saptosari dan Paliyan ini sudah terjangkau PDAM, khususnya yang dekat dengan akses jalan. Ada beberapa daerah kini juga sudah mulai mendapat akses air," ujarnya.
 
Ia menambahkan bantuan air bersih akan ditambah apabila kuta 400 tangki itu belum mencukupi hingga musim kemarau bubaran. Purwono mengatakan BPBD DIY telah menyatakan siap mendukung dan membantu penanganan kemarau di tiap wilayah.
 
"BPBD DIY akan menyiapkan 700 tangki (air bersih) apabila nanti kurang. Ini dari hasil rapat terakhir ditujukan untuk Kabupaten Gunungkidul dan Kulon Progo," jelasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif