Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Tangsel Siapkan Bantuan Keluarga Miskin Terimbas Korona

Nasional Virus Korona
Farhanuddin • 26 Maret 2020 13:56
Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menyiapkan bantuan untuk warga yang terimbas kebijakan pencegahan penyebaran virus korona (covid-19). Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman, mengungkap dari 1,4 juta warga Tangsel, 1,64 persen di antaranya termasuk dalam kelompok ekonomi rentan.
 
"Mereka berstatus ekonomi tidak mampu dengan tingkat kesejahteraan sosial yang terendah," ungkap Wahyunoto, kamis 26 Maret 2020
 
Dia memastikan bakal banyak keluarga dari kelompok tersebut yang sangat membutuhkan bantuan, akibat kebijakan kerja dari rumah dan jaga jarak. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah bantuan untuk masyarakat kelompok ekonomi rentan yang terimbas korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Acuannya dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), Tangsel sangat jelas. Siapa, di mana, dan bagaimana mereka. Itu yang kita petakan dengan segala bentuk skenario bantuan dan menyesuaikan semua kemungkinan akibat kebijakan melawan covid-19 ini," bebernya.
 
Dia mengaku kelompok ekonomi rentan akan mendapat bantuan berupa pangan, iuran jaminan kesehatan, pendidikan dan lainnya. Pihaknya memprioritaskan keluarga dengan status tingkat kesejahteraan terendah.
 
"Mereka sudah dibantu dengan komplementaris program," imbuhnya.
 
Baca:Korona, Anggaran Perjalanan Dinas Pejabat Sumsel Dipangkas
 
Wahyu memerinci bantuan yang diterima yakni berupa pangan sosial, program keluarga harapan, Jaminan Sosial Rakyat Bersatu (Jamsosratu), dan Jamsos asistensi lanjut usia (Jamsos aslut). Kemudian Jaminan Sosial orang dengan kedisabilitasan (Jamsos ODK), program Kartu Indonesia Pintar, dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS.
 
"Semuanya sudah berjalan untuk melindungi dan menjamin kehidupan mereka selama ini," tegas Wahyunoto.
 
Dia mengaku kelompok ekonomi rentan di Tangsel sangat dinamis. Lantaran kerap adanya perubahan sumber mata pencaharian.
 
"Seperti sopir, kuli bangunan, asisten rumah tangga, pramuwisma, pramusaji, pedagang asongan, dan sektor informal lain yang memperoleh penghasilan harian," kata Wahyu.
 
Wahyu menuturkan kelompok tersebut sangat rentan tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar harian. Terlebih setelah adanya kebijakan bekerja dari rumah.
 
"Kebijakan pergeseran anggaran oleh Wali Kota Tangsel sudah sejalan dengan kebijakan anggaran pemerintah. Prinsipnya sangat fleksibel, apapun itu untuk menghadapi covid-19 dengan semua dampaknya yang membutuhkan anggaran akan di-backup, termasuk membantu keluarga rentan," tutupnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif