Warga melihat bagian belakang ruko yang berdiri di bantaran Sungai Jompo, Jember, Jawa Timur, sebelum ambruk. (Foto: ANTARA/Seno)
Warga melihat bagian belakang ruko yang berdiri di bantaran Sungai Jompo, Jember, Jawa Timur, sebelum ambruk. (Foto: ANTARA/Seno)

Penyelidikan Ruko Jompo di Jember Dihentikan

Nasional tanah ambles bangunan ambruk
Amiruddin Abdullah Reubee • 07 Maret 2020 16:42
Surabaya: Polda Jawa Timur menghentikan penyelidikan ambruknya ruko di bantaran Sungai Jompo, di Jalan Raya Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kepolisian beralasan ambruknya ruko murni bencana alam.
 
"Jadi, kami tutup penyelidikannya karena kejadian itu murni bencana alam," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dikonfirmasi, Sabtu, 7 Maret 2020.
 
Truno melanjutkan penyidik tidak menemukan kesalahan dalam pembangunan ruko tersebut. Melainkan adanya pergeseran tanah hingga terjadi longsor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Ruko di Bantaran Sungai Jompo Dirobohkan
 
"Sebelum terjadi longsor, sebenarnya jauh-jauh hari sudah ada warning, karena diketahui ada retakan. Makanya kami tutup penyelidikannya," jelasnya.
 
Sebelumnya, sebanyak 10 ruko di Jalan Sultan Agung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, sekitar pukul 04.00 WIB, Senin, 2 Maret 2020. Bangunan itu ambruk diduga karena terkikis air Sungai Jompo.
 
Penyebab bangunan roboh itu akibat beton penyangga tidak kuat menahan derasnya arus Sungai Jompo. Sebab, bangunan tampak berdiri persis di atas bantaran sungai.
 
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski demikian, jalan nasional yang bersebelahan dengan ruko tersebut retak hingga ambles.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif