Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto dan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, saat memperlihatkan barang bukti, di Mapolresta Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 18 April 2022. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto dan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, saat memperlihatkan barang bukti, di Mapolresta Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 18 April 2022. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.

Penembak Pegawai Dishub Makassar Dibayar Rp85 juta

Nasional senjata api penembakan Kasus Pembunuhan
Muhammad Syawaluddin • 19 April 2022 15:04
Makassar: Pelaku penembakan pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar diupah Rp85 juta oleh otak pembunuhan.
 
Kapolrestabes Makassar, Kombes Budhi Haryanto, mengatakan eksekutor yang juga merupakan oknum anggota kepolisian tersebut nekat untuk menghabisi nyawa korban lantaran ada kedekatan dengan Kasatpol PP Kota Makassar yang juga otak pembunuhan Iqbal Asnan.
 
"Rp85 juta itu hanya ucapan terimakasih," kata Budhi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 19 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Penembak Pegawai Dishub Makassar Beli Revolver dari Jaringan Teroris
 
Budhi mengatakan eksekutor berinisial S mau melakukan tindakan tersebut setelah bertemu dengan dalang pembunuhan. Saat itu pelaku S yang juga merupakan anggota kepolisian merasa sakit dengan apa yang dialami Iqbal Asnan.
 
"Yang bersangkutan eksekutor ini satu kampung dengan pelaku dan ikut sakit hati karena otak pelaku disakiti oleh korban dia merasa sakit juga sehingga merasa mau melakukan hal itu," jelasnya.
 
Setelah bersedia melakukan hal itu rencana pun akhirnya dijalankan, penembakan terhadap korban, Najamuddin Sewang terjadi pada Minggu, 3 April 2022. Saat itu korban melintas di Jalan Danau Tanjung Bunga, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
 
Tiba-tiba pengendara sepeda motor dengan kecepatan tinggi melintas di sebelah kanan korban. Tak berselang lama setelah motor yang dikendarai oleh dua orang berboncengan itu. Korban kemudian oleng ke kanan dan jatuh bersama dengan sepeda motor yang dikendarai. Beberapa orang pun datang saat melihat NS jatuh.
 
Korban pun dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit setelah dibawa oleh masyarakat sekitar. Polisi yang menyelidiki kasus ini menetapkan lima orang tersangka salah satunya adalah Kasatpol PP Makassar dan seorang oknum polisi.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif