Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigadir Jenderal dr A Nyoman Eddy Purnama Wirawan (tengah) saat menyampaikan keterangan pers di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Kabupaten Cianjur, Selasa, 29 November 2022. Antara/Ajat Sudrajat
Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigadir Jenderal dr A Nyoman Eddy Purnama Wirawan (tengah) saat menyampaikan keterangan pers di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Kabupaten Cianjur, Selasa, 29 November 2022. Antara/Ajat Sudrajat

3 Jenazah Korban Gempa Cianjur Teridentifikasi pada Hari ke-9

Antara • 29 November 2022 16:55
Cianjur: Tim Identifikasi Korban Bencana (Disaster Victim Identification/DVI) Polri menyatakan berhasil mengidentifikasi tiga jenazah pada hari kesembilan usai gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
 
"Kemudian hari ini kami sudah bekerja dan berhasil mengindentifikasi tiga tambahan korban meninggal," kata Karo Dokpol Pusdokkes Polri, Brigadir Jenderal Nyoman Eddy Purnama Wirawan, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Kabupaten Cianjur, Selasa, 29 November 2022.
 
Baca: 6 Korban Gempa Cianjur Masih Belum Ditemukan, Pencarian Terkendala Hujan

Jenazah pertama yang diidentifikasi ialah jenazah dengan nomor 062/022/CJR/126, teridentifikasi sebagai Novi Kurniasih, perempuan 31 tahun, berasal dari Kampung Cugenang, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.
 
"Jenazah ini kami lakukan identifikasi melalui gigi catatan medis dan propertinya," jelas Nyoman.
 
Selanjutnya yang kedua adalah jenazah dengan nomor 062/022/CJR/142, yang teridentifikasi sebagai Ahmad Kamaludin, laki-laki 24 tahun, warga Kelurahan Hegarmanah Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Cianjur.
 
"Ini kami identifikasi melalui catatan medis dan propertinya," kata dia.
 
Kemudian yang ketiga ialah jenazah 062/022/CJR/149 yang teridentifikasi sebagai Siti Haerunisa, perempuan lima tahun, berasal dari Kampung Cugenang, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, yang diidentifikasi melalui gigi, catatan medis dan properti.
 
"Sehingga sampai saat ini kami sudah mengidentifikasi sebanyak 149 jenazah. Dan jenazah yang masih ada (belum teridentifikasi) di Kamar Mayat RSUD Sayang ialah lima jenazah utuh dan dua kantong jenazah terdiri dari bagian tubuh," ungkap Nyoman.
 
Lebih lanjut ia mengatakan sampai hari ini Tim DVI Polri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Kabupaten Cianjur, telah menerima 163 kantong jenazah korban gempa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 

 
 
 
(DEN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif