Warga Binaan dan petugas Lapas Bangkinang menanam jagung hibrida di lahan sekitar lapas, Rabu,  21 Oktober 2020. Dokumentasi/ istimewa
Warga Binaan dan petugas Lapas Bangkinang menanam jagung hibrida di lahan sekitar lapas, Rabu, 21 Oktober 2020. Dokumentasi/ istimewa

Warga Binaan LP Bangkinang Mendapat Berbagai Pelatihan

Nasional Virus Korona kerajinan warga binaan pelatihan kerja
Deny Irwanto • 21 Oktober 2020 17:05
Bangkinang: Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang, Riau, memberikan sejumlah pelatihan bagi warga binaan untuk bekal ketika kembali ke masyarakat. Pembinaan juga diberikan untuk menghadapi krisis ekonomi dalam masa pandemi covid 19.
 
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang, Sutarno, mengatakan
pelatihan yang diberikan yaitu budidaya ayam potong, pelatihan budidaya jagung hibrida, dan pelatihan pembuatan roti.
 
"Dalam praktiknya kegiatan budidaya ayam potong ini dibangun di atas lahan seluas 8x16 m2 sehingga dapat menampung ayam sebanyak kurang lebih 2.000 ekor," kata Sutarno di Bangkinang, Rabu, 21 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Jasad Wanita Ditemukan di Mobil Terbakar di Sukoharjo
 
Dia menjelaskan budidaya ayam potong ini bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Kampar dan sudah berjalan satu tahun hingga menghasilkan ayam potong sebanyak 1.400 kilogram perbulan. Pelatihan budidaya jagung hibrida memaksimalkan lahan kosong seluas 2 hektare yang ada di sekitar Lapas.
 
"Kegiatan penanam jagung hibrida ini turut difasilitasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Kampar berupa bantuan bibit sebanyak 30 kilogram dan alat pengolahan lahan," jelas Sutarno.
 
Menurutnya untuk menambah pengetahuan dan kemampuan bidang Tataboga, warga binaan juga dibekali pelatihan pembuatan roti di pabrik roti yang berada di dalam Lapas. Roti yang diberi nama kayna (Karya Narapidana) ini diproduksi dan didistribusikan setiap hari untuk dikonsumsi warga binaan Lapas maupun Petugas Lapas Kelas IIA Bangkinang.
 
Sutarno berharap pelatihan budidaya ini dapat membantu ketahanan pangan dan peningkatan PNBP di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI serta dapat dijadikan bekal warga binaan selepas menjalani hukuman.
 
"Dengan pembinaan ini semoga warga binaan kami dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna di ingkungan masyarakat setelah kembali ke masyarakat," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif