Salah satu titik proyek jalur KA Bandara YIA. Medcom.id/ahmad mustaqim
Salah satu titik proyek jalur KA Bandara YIA. Medcom.id/ahmad mustaqim

Jalur KA Bandara YIA Ditarget Rampung Juli 2021

Nasional transportasi jalur kereta api Yogyakarta Airport Bandara Yogyakarta International Airport
Ahmad Mustaqim • 15 Oktober 2020 11:55
Yogyakarta: Proses pembangunan jalur kereta api (KA) Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo ditarget rampung pada Juli 2021. Proses pembangunan jalur tersebut masih berjalan dan banyak tiang pancang sudah terpasang.
 
"Mudah-mudahan malah bisa lebih cepat lagi," kata Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Tengah, Nur Setiawan Sidik, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Baca: Pemerintah Kota Ambon Awasi Penerapan Protokol Kesehatan di Permukiman

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan progres pembangunan jalur KA Bandara YIA sudah sekitar 51 persen. Menurutnya proses pembangunan jalur KA Bandara YIA memasuki konstruksi struktur elevated, pemasangan pilar, dan pondasi rel.
 
"Untuk pemasangan rel kemungkinan bisa dilakukan awal tahun depan, prosesnya cepet kok apalagi cuma lima kilometer. Beda dengan pondasi yang membutuhkan waktu lebih lama karena harus menunggu lahannya dikeringkan dulu," jelasnya.
 
Sidik menuturkan pembebasan lahan untuk proyek tersebut sudah mencapai 90 persen. Dari total 560 bidang lahan terdampak di Desa Kaligintung, Kalidengen dan Glagah, tinggal 26 bidang yang merupakan tanah kas desa.
 
"Tinggal mengurus proses administrasinya aja, kemungkinan dalam waktu dekat sudah bisa dituntaskan," ungkapnya.
 
Sementara Pelaksana Lurah Kaligintung, Prayoga, mengatakan warga terdampak proyek KA Bandara YIA telah menempati rumah yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Dusun Siwates, Desa Kaligintung. Ia mengatakan ada 10 kepala keluarga (KK) terdampak menempati rumah itu.
 
"Mereka akan di sana sembari menunggu pembangunan rumah baru bagi mereka rampung. Di sana juga ada warga terdampak (YIA)," ungkap Prayoga.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif