Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel (tengah). Foto: MI/Susanto
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel (tengah). Foto: MI/Susanto

Rachmat Gobel Koordinasi dengan Uskup Larantuka Bantu Korban Bencana NTT

Nasional banjir Partai NasDem banjir bandang Bencana Banjir Rachmat Gobel
Al Abrar • 06 April 2021 11:33
Tambalaka: Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel berkoordinasi dengan Uskup Larantuka Fransiskus Kopong Kung, Selasa, 6 April 2021. Koordinasi dilakukan untuk membantu korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur.
 
"Sebelum kembali ke Jakarta dari Nusa Tenggara Timur, kami terus berkoordinasi untuk membantu korban bencana," kata Gobel, Selasa, 6 April 2021.
 
Keuskupan Larantuka membawahkan Flores Timur dan Lembata. Dua kabupaten itu menjadi daerah dengan korban terbesar dalam bencana alam yang menimpa NTT. Hingga Selasa siang, korban meninggal sudah mencapai 128 orang dan sebanyak 8.424 warga NTT mengungsi.
 
Gelombang pengungsian terjadi akibat cuaca ekstrem yang muncul dari Siklon Tropis Seroja. Pengungsi paling banyak dari bencana banjir bandang tersebut berasal dari Sumba Timur.
 
"Saya menyampaikan simpati dan duka cita kepada Uskup serta apa yang bisa dilakukan untuk membantu masyarakat yang berduka," kata Gobel.
 
Partai NasDem, kata Gobel, sudah membentuk posko bencana dan dapur umum untuk membantu korban bencana. Masyarakat membutuhkan bantuan pakaian, selimut, makanan, dan bantuan logistik lainnya.
 
"Semoga bisa segera pulih dan bencana lekas berlalu," kata Gobel.
 
Baca: Rachmat Gobel Panen Padi dengan Pupuk Nonsubsidi di Sumba
 
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional BNPB memperlihatkan warga yang mengungsi tersebar di lima kabupaten di wilayah Provinsi NTT. Yakni, Sumba Timur dengan jumlah 7.212 jiwa (1.803 KK), Lembata 958, Rote Ndao 672 (153 KK), Sumba Barat 284 (63 KK), dan Flores Timur 256.
 
Bencana tersebut juga menyebabkan kerugian secara materiel. Sebanyak 2.233 rumah dan 99 fasilitas umum (fasum) terdampak. Ia memerinci 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR). Lalu, sebanyak 14 unit fasum RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak.
 
Sementara itu, 128 orang meninggal akibat bencana alam berupa banjir dan tanah longsor tersebut. Detailnya, Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12. Sedangkan total korban hilang mencapai 72 orang, dengan rincian Kabupaten Alor 28 orang, Flores Timur 23, dan Lembata 21.
 
Cuaca ekstrem dampak Siklon Tropis Seroja masih berpotensi terjadi di kawasan NTT dalam beberapa hari ke depan. Siklon tropis ini berdampak di delapan wilayah administrasi kabupaten dan kota, antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao, dan Alor.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif