Ilustrasi. Early Warning System (EWS) di Pantai Tambakrejo, Blitar, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Irfan Anshori/aww.
Ilustrasi. Early Warning System (EWS) di Pantai Tambakrejo, Blitar, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Irfan Anshori/aww.

6 Kecamatan di Pekalongan Diminta Waspada Bencana

Media Indonesia.com • 31 Oktober 2020 09:21
Pekalongan: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekalongan, Budi Raharjo, meminta warga di enam kecamatan untuk waspada ancama bencana pada musim hujan saat ini. Lantaran tiga alat peringatan dini di pegunungan Pekalongan selatan rusak. 
 
"Warga yang tinggal di perbukitan rawan longsor harus waspada," ujarnya, melansir Mediaindonesia.com, Sabtu, 31 Oktober 2020. 
 
Dia menuturkan, terdapat enam kecamatan yang rawan longsor berada di perbatasan Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Banjarnegara. Yakni Kecamatan Kandangserang, Petungkriyono, Doro, Lebakbarang, Paninggaran, dan Talun.

Baca: 3 Pendeteksi Longsor di Pekalongan Rusak
 
Posisi daerah itu berada di pegunungan. Tiga perangkat early warning system (EWS) yang rusak berada di tiga desa di Kecamatan Kandangserang. 
 
"Empat alat lainnya masih berfungsi baik di Petungkriyono dan Paninggaran," jelasnya.
 
Dia mengaku, pada musim penghujan juga mewaspadai potensi banji dan rob. Yakni di wilayah Siwalan, Wonokerto, Wiradesa, Tirto, dan Sragi yang berada di pesisir utara.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>