Ibu Kota Negara (IKN) baru di Provinsi Kalimantan Timur. Foto : Kementerian PUPR.
Ibu Kota Negara (IKN) baru di Provinsi Kalimantan Timur. Foto : Kementerian PUPR.

Perpindahan IKN ke Kaltim Bisa Pacu Pengembangan SDM

Al Abrar • 03 Agustus 2022 14:16
Penajam Paser Utara: Perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur akan memacu pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah ini. Lembaga-lembaga pendidikan setempat akan mengambil peran besar untuk menciptakan masyarakat yang berkualitas, sehingga mampu berkontribusi dalam membangun IKN.
 
Hal ini diungkapkan Rektor Universitas Kutai Kartanegara, Prof Ince Raden. Sebagai akademisi, universitas yang dikelolanya akan menjadikan hal ini sebagai program utama, untuk membantu mengembangkan pembangunan SDM di Kalimantan Timur.
 
"IKN itu kan sebenarnya konsepnya smart city dan ekologi-nya harus ramah lingkungan. Tentunya Unikarta juga akan mengambil peran yang sangat besar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan IKN, baik itu di bidang IT, pertanian, manajemen, kemudian di sosial-politik, budaya, hukum dan pendidikan," ujar Ince, Rabu, 3 Agustus 2022. 
 
Baca: Pakar: IKN Harus Terkoneksi untuk Rantai Pasok yang Berkelanjutan

Selain itu, Ince mengatakan, pengembangan SDM yang akan dikejar oleh Universitas yang dipimpinnya yakni di bidang pertanian, perikanan maupun pertenakan. Dengan begitu, kebutuhan pangan masyarakat IKN terpenuhi dan mendapat kualitas yang baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena kita ingin mendorong hasil produk ini bisa meningkat dan aman untuk konsumsi, kemudian juga dalam proses hilirisasinya yakni dalam rangka menyiapkan bahan pangan yang siap saji, karena umumnya masyarakat perkotaan itu kan membutuhkannya," paparnya.
 
Ince berharap, peran investor sangat dibutuhkan dalam pembangunan IKN di Kaltim. Tujuannya agar roda perekomian dapat berjalan lancar dan semua sektor baik papan, sandang maupun pangan masyarakat dapat terpenuhi.
 
"Tentunya juga khusus untuk Kutai Kartanegara harapannya juga harus ada investor yang masuk, yakni untuk melancarkan kebutuhan bahan pangan untuk mendukung keberadaan IKN," tuturnya.
 
Dalam kesempatan yang berbeda, Ketua DPW Perhimpunan Pemuda Dayak (Perpedayak), Silvanis Tuluy menambahkan, masyarakat dayak mendukung pembangunan IKN di Kalimantan. Salah satu kontribusinya yakni dengan bersinergi dengan aparat keamanan dalam mengawal proses pembangunan IKN.
 
"Terlepas dari itu, kami siap untuk menjaga stabilitas, keamanan di wilayah IKN ini, karena kami siap mengawal sekaligus bersinergi dengan TNI-Polri untuk mengawal pembangunan IKN ini supaya berjalan lancar," tegasnya.
 
Namun, Silvanis memberikan catatan kepada pemerintah agar memerhatikan segala sektor dalam pembangunan IKN. Sebab, hal ini sangat penting agar kesehjateraan masyarakat setempat dapat terpenuhi dengan baik.
 
"Adapun juga pembangunan manusia-nya yaitu harus memerhatikan sektor ekonomi, baik itu UMKM dan juga pariwisata, kebudayaan dan ritual adat yang tetap harus dijaga," pungkasnya.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif