ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Polda Jatim Klaim Selesaikan 94,55% Kasus Sepanjang 2021

Nasional kriminalitas jalanan kasus korupsi kabar hoaks Jawa Timur Kaleidoskop 2021 Kaleidoskop daerah 2021
Amaluddin • 31 Desember 2021 13:04
Surabaya: Polda Jawa Timur mengklaim telah menyelesaikan sebanyak 24.721 dari 26.144 kasus sepanjang tahun 2021. Artinya penyelesaian perkara mencapai 94,55%.
 
"Jadi di tahun 2021 ini, seluruh jajaran baik polres maupun Polda kita mengalami kenaikan penyelesaian perkara," kata Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, di Mapolda Jatim, Jumat, 31
Desember 2021.
 
Baca: Polisi Periksa 34 Saksi Terkait Ujaran Kebencian Bahar bin Smith

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nico menjelaskan capaian ini membawa Jatim menduduki rangking dua se-Indonesia dalam perkara penyelesaian kasus. Nico pun mengapresiasi baik kinerja Kapolres hingga Kapolsek dan kinerja reserse dalam menangani perkara.
 
"Sehingga Jatim sampai sekarang rangking dua seluruh Indonesia (dalam penyelesaian kasus) data terakhir di awal Desember. Saya mengapresiasi kerja reserse hingga kemampuan peningkatan," jelasnya.
 
Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim menerima 20.250 perkara pada 2021. Lalu sebanyak 18.781 perkara telah ditangani, atau persentasenya mencapai 92,74%. Hal ini mengalami kenaikan dibanding tahun 2020 yaitu sebanyak 67,60%.
 
Rinciannya ada 3.058 kasus penipuan, 2.909 curanmor, 2.568 pencurian dengan pemberatan, 1.996 penganiayaan, 1.671 pencurian biasa, dan 1.047 penggelapan.
 
Sementara untuk kasus di Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim pada tahun 2021 ada 147 laporan. Namun, Ditreskrimsus Polda Jatim mampu menyelesaikan 193 kasus atau persentasenya 193%. Hal ini meningkat dari 2020 yang menyelesaikan 71,88%.
 
Selain menyelesaikan LP tahun 2021, Ditreskrimsus juga merampungkan tunggakan kasus. Pada tahun ini, kasus terbanyak yang ditangani yakni di ranah Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Siber. Tingginya laporan pada Siber ini, karena semakin aktifnya internet, membuat modus penipuan di internet lebih meningkat, seperti skimming, judi online hingga pinjaman online ilegal.
 
Sedangkan untuk kasus narkoba, Ditresnarkoba Polda Jatim menangani 5.747 perkara. Artinya 100% perkara telah dirampungkan. "Kemudian di Krimsus ada beberapa hal yang menonjol, luar biasa krimsus, kemudian juga kasus di Tipikor dan Siber. Jadi memang ada kenaikan dan ada peningkatan penyelesaian perkara. Di siber banyak kasus hoaks yang dilaporkan," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif