Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad (ANTARA/Agus Wira Sukarta)
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad (ANTARA/Agus Wira Sukarta)

Kendaraan Melintasi Tol Sumatra Masih Normal

Nasional Mudik Lebaran Jalan Tol Lampung Mudik Lebaran 2022 Info Mudik Mudik 2022
Antara • 30 April 2022 08:35
Bandar Lampung: Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan kendaraan yang melintasi Jalan Lintas Trans Sumatra (JTTS), Lampung, masih normal.
 
"Kendaraan yang melintas dari Pelabuhan Bakauheni menuju berbagai wilayah di Sumatra dan sekitarnya maupun sebaliknya masih terlihat normal," kata Pandra, di Bakauheni Lampung Selatan, Jumat, 30 April 2022.
 
Ia menyebutkan kendaraan yang turun dari kapal feri Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung Selatan pada Kamis, 28 April 2022, tercatat 16.155 unit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pandra menginformasikan hingga Jumat pukul 12.00 WIB jumlah kendaraan yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak menuju kapal feri sebanyak 8.427 unit kendaraan.
 
Kabid Humas Polda Lampung itu juga menjelaskan pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas apabila terjadi kemacetan panjang di gerbang tol menuju Pelabuhan Bakauheni.
 
Baca juga: Arus Keluar GT Cileunyi Merayap pada Jumat Malam
 
"Jika terjadi kemacetan akan kami lakukan rekayasa lalu lintas. Tapi kami tak mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif namun masih di rest area sebagai kantong parkir," tambahnya.
 
Dia menjelaskan, ada tiga skema tersebut yaitu untuk situasi hijau antrean kendaraan masih dalam batas normal yakni masih kurang 1 kilometer.
 
Kemudian untuk situasi kuning kepadatan kendaraan sudah melebihi 2 kilometer dan nanti akan ada alternatif pengalihan kendaraan barang bukan prioritas ke arah Pelabuhan Bandar Bakau Jaya.
 
"Sedangkan untuk situasi merah atau sangat padat dimana antrean sampai 4 kilometer maka semua rest area dijadikan kantong parkir, bahkan kalau masih kurang kita gunakan jalan tol sebagai kantong parkir," ucapnya.
 
Ia melanjutkan, rest area dipilih sebagai kantong parkir karena semua fasilitas penunjang bagi pemudik telah tersedia di sana. Lalu nantinya penguraian kepadatan akan dilakukan secara estafet dari area rehat jalan tol.
 
"Jadi nanti diurai secara estafet kalau di rest area kilometer 20 B kosong dari 33 B bisa masuk begitu seterusnya hingga pemudik bisa masuk ke area pelabuhan penyeberangan," terangnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif