Daniel si bayi kuda nil lahir di Wildlife Park Lombok. Istimewa
Daniel si bayi kuda nil lahir di Wildlife Park Lombok. Istimewa

Kabar Gembira! Daniel Si Bayi Kuda Nil Langka Lahir di Wildlife Park Lombok

Nasional satwa Hewan Dilindungi Satwa Langka Lombok sumber daya alam
Whisnu Mardiansyah • 06 Mei 2022 20:25
Lombok: Usaha I Ketut Suadika pemilik dari Wildlife Park Lombok mengawinkan sepasang kuda nil langka jenis pigmy hippo membuahkan hasil. Hasil perkawinan kuda nil bernama Hippo dan Tara melahirkan seekor bayi kuda nil yang diberi nama Daniel.
 
Ketut menceritakan proses perkawinan dua kuda nil ini melewati proses yang panjang dan tidak mudah. Sepasang kuda nil jantan dan betina ini awalnya ia dapatkan dari hibah Kebun Binatang Surabaya saat keduanya masih berumur 4 tahun.
 
Percobaan perkawinan kedua jantan dan betina ini, sudah dilakukan Ketut tak kurang dari tiga tahun terakhir. Ini menjadi pengalaman pertamanya mengawinkan spesies kuda nil hingga akhirnya dinyatakan hamil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Betina bernama Tara ini akhirnya dinyatakan hamil hingga melahirkan seekor bayi kuda nil untuk pertama kalinya di Wildlife Park Lombok.
 
"Walaupun cukup sulit tapi berhasil. (Daniel) lahir 23 April 2022 pukul 07.30 pagi," kata Ketut kepada medcom.id, Jumat, 6 Mei 2022.
 
Baca: Nuri Hitam di Pulau Seram Terancam Punah
 
Usai lahir, Ketut langsung memisahkan Daniel dari kedua orang tuanya. Lantaran, bayi kuda nil masih rentan dan berpotensi dibunuh oleh pejantannya. 
 
Ketut bahagia bukan kepalang, pasalnya bayi kuda nil yang baru lahir ini lahir dari jenis langka. Diperkirakan hanya ada 1.000 ekor yang tersisa di dunia jenis kuda nil ini. Itu pun yang tercatat di penangkaran. Adapun di alam liar jumlahnya diprediksi terus menyusut.
 
"Ini salah satu kuda nil langka kita punya 2 ekor, Alhamdulilah dapat satu ekor anakan," ujar Ketut.
 
Untuk sementara, bayi kuda nil ini masih belum bisa diperlihatkan ke publik. Namun, berita kelahirannya sudah dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). 
 
Untuk memastikan kesehatan bayi kuda nil ini, pihaknya siap siaga 24 jam memantau perkembangannya dengan menugaskan petugas medis dan dokter hewan. Kondisi kandang disesuaikan dengan tipikal dari habitat aslinya di Afrika termasuk juga untuk jenis pakannya.
 
"Kita daerah tropis kita harus cari rumput rawa cari kacang-kacangan dan dan wortel," ujarnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif