Jakarta: Aksi pengeroyokan 3 siswi SMP terhadap seorang siswi SMP di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), viral di media sosial. Pelaku tega menganiaya korban diduga karena dendam.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 18 November 2023, sekitar pukul 13.00 WIB. Pelaku dan korban diketahui berasal dari SMP berbeda. Pelaku merupakan siswi kelas 9 SMP, sedangkan korban yang berinisial MS adalah siswi kelas 7 SMP.
Foto: tangkapan layar Twitter @mdrccte_
Dalam video yang tersebar di media sosial itu korban tampak mengenakan seragam olahraga sekolah. Korban awalnya ditampar oleh salah satu pelaku berbaju putih, kemudian dijambak hingga tersungkur.
Bukannya melerai, dua teman pelaku yang ada di lokasi kejadian justru turut menganiaya korban. Mereka menendang korban berulang kali, saat korban masih dipukuli bagian kepalanya oleh pelaku pertama.
Motifnya Balas Dendam
Kapolsek Koto XI Tarusan, Iptu Donny Putra, mengungkapkan pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban karena didasari dendam. Donny menjelaskan, dulunya saudara salah satu pelaku dan korban pernah bertengkar.
“Dulu adik atau saudara dari seorang terduga pelaku ini pernah bertengkar dengan korban. Karena itu mereka melakukan aksi balas dendam,” ujar Donny kepada wartawan, Rabu, 22 November 2023.
Lebih lanjut Donny menyampaikan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Ketiga terduga pelaku juga belum ditetapkan sebagai anak berkonflik dengan hukum atau tersangka.
“Kasus masih dalam proses, karena kami masih melihat perkembangan ke depan,” kata Donny.
Donny pun mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya. Ia juga berharap, para pelajar bisa selalu menjaga sikap dan perilaku sehingga tidak terjadi hal-hal seperti ini.
Jakarta: Aksi
pengeroyokan 3 siswi SMP terhadap seorang siswi SMP di Kabupaten Pesisir Selatan,
Sumatera Barat (Sumbar), viral di media sosial. Pelaku tega menganiaya korban diduga karena dendam.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 18 November 2023, sekitar pukul 13.00 WIB. Pelaku dan korban diketahui berasal dari SMP berbeda. Pelaku merupakan siswi kelas 9 SMP, sedangkan korban yang berinisial MS adalah siswi kelas 7 SMP.
Foto: tangkapan layar Twitter @mdrccte_
Dalam video yang tersebar di media sosial itu korban tampak mengenakan seragam olahraga sekolah. Korban awalnya ditampar oleh salah satu pelaku berbaju putih, kemudian dijambak hingga tersungkur.
Bukannya melerai, dua teman pelaku yang ada di lokasi kejadian justru turut menganiaya korban. Mereka menendang korban berulang kali, saat korban masih dipukuli bagian kepalanya oleh pelaku pertama.
Motifnya Balas Dendam
Kapolsek Koto XI Tarusan, Iptu Donny Putra, mengungkapkan pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban karena didasari dendam. Donny menjelaskan, dulunya saudara salah satu pelaku dan korban pernah bertengkar.
“Dulu adik atau saudara dari seorang terduga pelaku ini pernah bertengkar dengan korban. Karena itu mereka melakukan aksi balas dendam,” ujar Donny kepada wartawan, Rabu, 22 November 2023.
Lebih lanjut Donny menyampaikan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Ketiga terduga pelaku juga belum ditetapkan sebagai anak berkonflik dengan hukum atau tersangka.
“Kasus masih dalam proses, karena kami masih melihat perkembangan ke depan,” kata Donny.
Donny pun mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya. Ia juga berharap, para pelajar bisa selalu menjaga sikap dan perilaku sehingga tidak terjadi hal-hal seperti ini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(SUR)