Warga korban eksekusi lahan di RW 11 Tamansari, Kota Bandung, mengungsi ke Masjid Al-Islam. Foto: Medcom.id/Roni Kq
Warga korban eksekusi lahan di RW 11 Tamansari, Kota Bandung, mengungsi ke Masjid Al-Islam. Foto: Medcom.id/Roni Kq

MUI Bandung Minta Pengungsi Tamansari Tak Selamanya di Masjid

Nasional penggusuran pengungsi sinabung
Roni Kurniawan • 20 Januari 2020 19:05
Bandung: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bandung mengeluarkan fatwa agarMasjid AL-Islamtidak selamanya dijadikan tempat pengungsian warga korban penggusuran Tamansari. Fatwa disampaikan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) agar masjid dikembalikan untuk tempat beribadah.
 
“Surat edaran ini kami keluarkan atas permintaan MUI kelurahan dan kecamatan di sebagian daerah,” kata Sekretaris MUI Kota Bandung Irfan Syafrudin, Senin, 20 Januari 2020.
 
Irfan mengatakan, dalam surat tersebut pihaknya menekankan fungsi masjid sebagai tempat ibadah. Meski kata dia, masjid bisa berfungsi sebagai tempat pengungsian jika terjadi bencana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


MUI, kata Irfan, tak mempermasalahkan masjid digunakan sebagai tempat mengungsi. Namun, hal itu harus disetujui DKM setempat terkait batas waktu warga mengungsi.
 
"Apakah DKM merasa keberatan enggak digunakan masyarakat. Mungkin pertanyaanya mau sampai kapan? Jangan terus menerus jadi tempat tinggal. Nah ini harus diselesaikan oleh DKM," ujarnya.
 
MUI Bandung Minta Pengungsi Tamansari Tak Selamanya di Masjid
 
Sementara itu, berdasarkan pantauan, Masjid Al-Islam hingga kini digunakan oleh warga yang mengungsi sejak penertiban kawasan RW 11 Tamasari oleh Pemkot Bandung Desember 2019.
 
Warga yang menolak program rumah deret tersebut menggunakan masjid sebagai tempat pengungsian dan penyimpanan barang-barang.
 
"Dengan keluarnya fatwa/penjelasan tersebut, kami MUI Kecamatan Bandung Wetan menganjurkan dan mengharapkan kepada seluruh Ketua DKM se-Kecamatan Bandung Wetan memfungsikan masjid-masjidnya sebagaimana lazimnya, sesuai penjelasan/fatwa MUI Kota Bandung. Hal ini demi kemaslahatan dan kondusifnya umat," tulis fatwa itu yang tertanggal 16 Januari 2020.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif